alfian mujani 240YA Allah, aku ber­lindung pada-Mu dari rasa sesak dada dan gelisah, dan aku berlindung pada- Mu dari kelemahan dan kemalasan; dan aku berlindung pada-Mu dari sifat pengecut dan kikir; dan aku berlindung pada-Mu dari himpitan utang dan tekanan manusia.

Do’a ini menjadi menarik dikutip pada tulisan ini karena dibacakan seorang ustadz di sebuah acara yang dihadiri seorang kepala daerah, para pengusaha, dan para pejabat pemerintah daerah. Acara itu sendiri berlang­sung di hotel bintang empat yang wah.

Penyampaian do’a itu seolah menyindir banyak orang yang hadir di ruangan ber-AC itu. Sang Ustadz seolah tahu wajah-wajah yang tampak terhormat dan bahagia itu, sejatinga tengah dilanda sesak dada dan gelisah lanta­ran terimpit utang dan tertekan target-target duniawi. Sebagian dari hadirin juga boleh jadi para pemalas, pengecut, dan kikir. Sungguh do’a ustadz yang amat mengejutkan!a