2377122ARSENAL akhirnya lolos dari kutukan Stadion Karaiskakis, kandang Olympiakos saat hattrick Olivier Giroud menumbangkan raksasa Yunani dan membawa The Gunners lolos ke fase gugur Liga Champions, Kamis (10/12/2015) dini hari kemarin.

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Harus menang dengan margin dua gol memaksa kubu London Utara bermain terbuka sejak awal laga. Tak hanya menguasai bola, tetapi juga melakukan pressing ketat ketika mer­eka kehilangan bola. Terlihat hasrat begitu besar untuk meraih kemenangan walau Olympiakos mampu menghadapi mereka dengan tenang di Karaiskakis.

Satu hal yang patut diwaspadai Arsenal adalah serangan balik tuan rumah. Brown Ideye menggarisbawahi kemampuan tersebut di pertengahan babak pertama. Ia memimpin serangan bali Olympiakos, merangsek masuk kotak penalti, dan nyaris membawa tuan rumah unggul. Beruntung, umpan akhir Ideye mampu dipotong oleh Laurent Koscielny.

Menit ke-25, gantian Mathieu Flamini yang berhasil menciptakan peluang untuk Arsenal. Gelandang Prancis itu melepaskan tembakan keras, tetapi masih membentur mistar gawang. Bola jatuh ke hadapan Na­cho Monreal. Bek kiri itu langsung melam­bungkan bola untuk Olivier Giroud, tetapi tandukannya masih mampu ditangkap oleh Roberto Jimenez.

Percobaan Giroud baru berbuah manis beberapa menit kemudian. Kali ini Aaron Ramsey yang melambungkan umpan si­lang untuk sang penyerang Prancis. Giroud melompat lebih tinggi dari bek-bek Olym­piakos dan sukses menyambut bola itu den­gan kepalanya. Jimenez tak berkutik dalam kesempatan ini dan hanya mampu menyak­sikan bola mengoyak gawangnya. Asa lolos Arsenal bertambah besar.

Transaksi serangan terjadi setelah gol itu tercipta. Olympiakos jelas tak ingin di­permalukan di hadapan publiknya sendiri dan nyaris memaksa Koscielny melakukan gol bunuh diri. Walcott dan Ramsey juga menciptakan peluang untuk Arsenal, tetapi tak ada gol tambahan hingga jeda turun mi­num.

Empat menit usai jeda, Giroud berhasil menggandakan keunggulan Arsenal. Gol ini diawali oleh aksi gemilang Joel Camp­bell. Penyerang Kosta Rika itu melewati hadangan dua pemain Olympiakos, lalu memberikan bola pada Giroud. Tanpa pikir panjang, penyerang Prancis itu men­girimkan bola ke gawang Jimenez untuk kedua kalinya.

Ketinggalan dua gol, Olympiakos men­coba meningkatkan intensitas serangan. Mereka bermain lebih terbuka dan berharap memangkas defisit yang diciptakan oleh Ar­senal. Dominguez dan Siovas mendapatkan dua peluang beruntun di depan gawang. Sayang, Petr Cech sedang prima malam ini sehingga kedua peluang tersebut menjadi sia-sia.

Menit ke-66, harapan Olympiakos kembali terkikis. Omar Elabdellaoui me­nyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti. Insiden itu ketahuan oleh wasit dan langsung ditunjuklah titik pu­tih, sementara sang pemain mendapatkan kartu kuning. Giroud dipercaya jadi algojo dan sang penyerang melengkapi hat-trick untuk Arsenal, memperbesar asa Arsenal untuk lolos.

Lima belas menit terakhir, Wenger melakukan pendekatan yang wajar untuk Arsenal. Sang manajer mulai merapat­kan barisan pertahanan dan coba men­jaga keunggulan tiga gol tersebut. Strategi Wenger berbuah manis, Gunners berhasil mempertahankan keunggulan mereka hing­ga bubaran.

Petr Cech percaya bahwa kemenangan 3-0 atas Olympiakos merupakan hasil ma­sif untuk Arsenal dan bakal membuat klub terus percaya diri sepanjang musim.

Kiper Rep. Ceska memuji permainan tim sepanjang laga, dan mengatakan The Gun­ners akan menuai banyak keuntungan dari aksi hebat mereka.

“Kami bermain dengan amat baik dan kami harus memastikan kami terus ada di permainan dan memanfaatkan peluang yang ada,” tutur Cech pada reporter.

“Kemudian kami sempat punya peluang membentur tiang dan akhirnya mencetak gol. Di babak kedua kami tahu kami butuh gol kedua dan kami punya striker yang ten­gah hebat-hebatnya. Kami tahu bahwa kami harus terus menyerang.

“Ini kemenangan masif untuk kami, klub, dan suporter, dan juga masa depan, karena ini akan membuat kami percaya diri. Kami harus menunggu saat terakhir untuk lolos, namun menang di laga melawan tim bagus seperti Olympiakos di kandang la­wan, kami tahu bahwa kami harus bermain sebaik mungkin.”

Walcott pun mengatakan bahwa timnya siap menghadapi tim manapun di babak selanjutnya. “Tak masalah siapapun yang akan kami hadapi. Jika kami bermain den­gan benar, kami mampu mengalahkan sia­papun,” ujar Walcott seperti dikutip ITV.

“Jika para pemain cedera telah kembali, skuad ini akan menjadi lebih kuat daripada sekarang,” lanjutnya.

Susunan Pemain:

Olympiakos: Roberto Gago; Manuel Da Costa, Omar Elabdellaoui, Siovas, Masuaku; Milivojevic, Fortounis, Kasami, Pardo, Seba; Brown Ideye.

Arsenal: Cech; Mertesacker, Koscielny, Monreal, Bellerin; Ramsey, Flamini, Ozil, Walcott, Campbell; Giroud.

Pada pertandingan lainnya, Bayern Munchen menegaskan status mereka seb­agai juara Grup F Liga Champions setelah menggilas Dinamo Zagreb dua gol tanpa balas, Kamis (10/12/2015) dini hari WIB. Robert Lewandowski menjadi satu-satunya pencetak gol Munich kali ini.

Susunan Pemain

Dinamo Zagreb: Eduardo; Pinto, Sigali, Taravel, Pivaric; Rog (Pavicic, 81’), Goncalo Santos, Antolic (c); Soudani, Coric (Pjaca, 62’), Fernandes (Machado, 74’).

Munchen: Ulreich; Lahm (c), Martinez, Benatia (Boateng, 47’), Rafinha; Kimmich, Alonso, Rode; Green (Vidal, 62’), Lewan­dowski, Ribery (Muller, 47’)

(*/Net)