DSC_0050Craft adalah hal yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan yang berkai­tan dengan barang hasil kerajinan tangan. Bahan yang digunakan biasanya be­raneka ragam. Kerajinan ini menghasilkan hiasan atau benda seni maupun barang pakai. Craft bisa kita buat dengan berbagai cara. Misalnya dengan cara ra­jut yang berbahan dasar benang atau sulam yang berbahan dasar benang atau pita.

Fetri Mulyani dara cantik asal Bogor ini memiliki hobi di bidang seni, wanita yang akrab dipang­gil Fetri telah menggeluti bisnis craft Biyu sejak tahun 2015.

Awalnya Fetri mengikuti kur­sus jahit baju, lalu ketemu den­gan teman di bidang craft akh­irnya keterusan di craft. Kursus jahitnya tidak dilanjutkan. Dia juga tergabung di Bogor Crafter Club (BCC). “Tapi semuanya ada hikmahnya, saya juga gak nyang­ka bergelut di craft. Saya banyak belajar di komunitas BCC,” un­gkap Fetri kepada Bogor Today pekan lalu.

Menurut Fetri, nama Biyu di­ambil dari panggilan sayang ke anak perempuannya. Dia suka memangil Biyu dari kata beauti­ful. Jadi nama Biyu artinya can­tik. Produknya pun cantik.

Biyu menjual produk de­coupe seperti boneka owl, bone­ka gajah dan boneka kucing Rp. 80.000-Rp. 120.000, bros Rp. 10.000-Rp. 75.000, tas kisaran harga Rp. 100.000-Rp.350.000, dompet kecil, sling bag, muke­na katun Jepang (sudah terma­suk tasnya) Rp. 200.000-Rp. 300.000. “bisa juga menerima request, mau model dan me­makai bahan apa,” lanjutnya.

Untuk tasnya sendiri me­makai kain kanvas, linen, katun dan kanvas laminating. Boneka dari bahan katun dalamnya dakron. “Pesanan boneka bisa request corak, bahan yang dipakai, dan ukuran,” kat­anya.

Dengan modal awal untuk workshop dan ba­han mentah kurang lebih Rp. 3.000.000. Berjualan dengan sistem online, kendala yang di­hadapi Biyu waktu cukup pan­jang, kadang suka nolak pesanan karena masih banyak pesanan tas yang belum selesai. Semua produk benar-benar bua­tan sendiri. Pengerjaan satu produk dibutuhkan waktu satu minggu. “Makanya suka rada lama kalau pesen tas di saya, secara waktunya dibagi-bagi an­tara ibu, koki, dan sopir,” pung­kasnya.

(Hesti Amelia)

1 KOMENTAR

Comments are closed.