IMG-20160223-WA0002vBANDUNG, Today – Turnamen yang dilakoni PERSIB sejauh ini dapat memberikan dampak positif buat tim. Seperti pada Bali Island Cup (BIC) 2016 lalu, menjadikan ajang adaptasi pemain baru dan menyatukan organisasi per­mainan di lapangan.

Perombakan besar Maung Bandung usai eksodus pemain beberapa waktu lalu, membuat banyak pemain baru masuk, sep­erti Kim Jeffrey Kurniawan, David Laly, Rach­mad Hidayat, Hermawan, Purawaka Yudi, Samsul Arif, Ricky Kayame dan Marko Krasic.

Center bek PERSIB, Vladimir Vujovic mengatakan, pada tiga pertandingan yang dilakoni di BIC, sangat berguna buat Maung Bandung. Kesempatan itu, membuat pelatih Dejan Antonic dapat melihat pemain dan skema apa yang tepat dipasang.

“Tim belum sepenuhnya fit. Tapi turna­men menjadi kesempatan bagus untuk me­lihat pemain mana saja yang harus kami waspadai dengan serius nanti,” kata pemain yang karib disapa Vlado ini.

Valdo tidak terlalu meris­aukan kekalahan timnya saat BIC kemarin. Sebab, ada hal yang lebih penting dari itu. Yakni, kesiapan tim dalam menghadapi turnamen jangka panjang Indonesia Super Championship, April mendatang.

Terlebih, hal non teknis menjadi ken­dala juga pada turnamen tersebut. Padahal, Maung Bandung masih punya harapan un­tuk bisa menjuarai turnamen tersebut. Tapi, kondisi cuaca dan lapangan membuat tim kesulitan.

“Lapangan buruk dan terlalu lembut, itu lebih banyak menyedot energi kami. Kondisi itu diperparah dengan cuaca di sana yang sangat panas . Saya juga tidak bisa be­radaptasi sehingga gagal ber­main bagus. Tidak bisa bernapas den­gan normal dalam kondisi seperti itu,” ucapnya.

Rabu Uji Tanding

Pelatih Persib De­jan Antonic menyiap­kan rangkaian per­tandingan uji coba di Bandung untuk be­berapa pemain yang jarang mendapat me­nit bermain di turna­men Bali Island Cup 2016. Pemain seperti Ricky Kayame hingga trio pemain muda Diklat Persib, Gian Zola, Febri Hariyadi dan Jujun Saepuloh yang belum berangkat ke Italia akan diberi kesempatan bermain pasa laga uji coba terse­but.

Menurut Dejan, uji coba ini dilakukan dalam upaya melihat kemampuan pemain muda Persib. Rencananya, uji coba akan di­gelar Rabu (2/3/2016).

“Dia (Kayame) mungkin tidak terlalu ban­yak kesempatan untuk main. Tapi hari Rabu kita ada satu uji coba untuk pemain yang tidak main banyak di Bali. Mungkin (Gian) Zola, Ricky (Kayame) sama yang lain akan main dan kita lihat kalau dia punya kualitas untuk main di Bandung, ya oke,” ujar Dejan, Jumat (26/2/2016).

Dejan menambahkan, untuk Kayame pi­haknya akan memberikan batasan waktu un­tuk memutuskan nasibnya di Persib. Dalam dua hingga tiga laga uji coba Maung Bandung ke depan nasib Kayame di Persib akan dipu­tuskan. Dirinya akan memantau perkemban­gan pemain berusia 22 tahun itu selama masa uji tanding.

“Itu tergantung dia (Kayame), kalau is­timewa pasti saya ambil. Waktu keputusan­nya tidak akan lama mungkin dua sampai tiga kali uji coba, saya ambil keputusan. Semua harus kerja untuk Persib, kalau yang berpikir dia aman justru itu tidak aman,” tutur pra berusia 47 tahun itu.

Ketika disinggung mengenai pemain as­ing yang akan tiba di Bandung pekan depan, Dejan belum mau mengungkapkan identitas­nya. Namun, pelatih asal Serbia itu memas­tikan, ia hanya membutuhkan pemain asing yang sudah berpengalaman. “Saya ingin pe­main asing yang sudah punya pengalaman. Bukan pemain muda yang belum punya pengalaman. Karena untuk membentuk tim juara, kehadiran pemain senior sangat pent­ing,” kata Dejan.

Dejan mencontohkan Arema Indonesia. Ia mengatakan, dari 11 starter yang dimain­kan pelatihnya, 10 di antaranya para pemain yang sudah berpengalaman.

“Pemainnya belum pernah main di Indo­nesia. Saya masih harus melihat dulu, kendati banyak laporan memiliki kualitas bagus. Ban­yak faktor yang perlu diperhatikan termasuk soal harga kontrak yang pemain inginkan,” pungkasnya.

(Imam/net)