Untitled-6BOGOR TODAY – Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) belum juga pergi dari Kota Bogor. Hingga akhir Februari 2016, Dinas Kesehatan Kota Bogor masih mengimbau warga waspada DBD.

“Memang sudah ada penurunan. Namun ma­sih harus waspada. Karena curah hujan masih tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr Rubaeah, Senin (29/2/2016).

Baca Juga :  Layanan Tirta Pakuan Kota Bogor Tetap Buka, Disesuaikan dengan PPKM Level 4

Sementara Kasi Pencegahan, Pemberantasan Penyakit Menular (P3M) Dinkes Kota Bogor, Siti Robiah menjelaskan, hingga pekan terakhir Feb­ruari, 324 tercatat menderita DBD.

“Nah, terhitung Januari 2016, angka itu menurunan jadi 174 orang. Kemudian Februari turun lagi jadi 150 orang,” kata Siti.

Dibandingkan tahun lalu, kata dia, data tersebut jauh lebih rendah. Pada Januari 2015, penderita DBD mencapai 185 orang dan bulan berikutnya 178 orang.

Baca Juga :  Geger, Petugas Kebersihan Temukan Mayat Bersimbah Darah

Hingga kini, data warga meninggal karena DBD masih dua orang belum dan belum bertam­bah. Untuk mencegah penambahan pasien DBD, Siti meminta warga rajin melakukan pemberan­tasan sarang nyamuk (PSN) dan 3M (menguras, menutup, dan mengubur).

(Yuska Apitya)