maxresdefaultJAKARTA, Today — Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Arif Wibowo berencana akan mendorong Citilink untuk lakukan initial public of­fering (IPO) di bursa efek.

Menurut Arif, saat ini Citilink telah menunjukkan peningkatan kinerja yang siginifikan. Namun, perlu berb­agai persiapan agar Citilink siap meng­hadapi risiko ketika melepas sahamnya kepada publik.

“Pokoknya kita fokus Citilink agar kinerjanya naik terus, tidak pernah di bawah. Kita lihat pasar masih fluktuatif. Dalam jangka panjang 5 tahun masuk, mungkin bisa 1,2, atau 3 tahun,” ujar Arif saat ditemui di Gedung Kement­erian BUMN, Jakarta, Jumat (11/2/2016).

Baca Juga :  Tender Barang dan Jasa di Kota Bogor Capai 70 Persen

Selain Citilink, Arif menargetkan beberapa anak perusahaan lainnya un­tuk melalukan IPO hingga lima tahun mendatang. Namun, saat ini beberapa anak perusahaan tersebut masih mem­persiapkan banyak hal sebelum memu­tuskan untuk IPO beberapa tahun yang akan datang.

Baca Juga :  Kaka Slank Meminta Aktivitas Pembukaan Lahan di Papua Dihentikan

“Ada Citilink, GMF (Garuda Main­tenance Facility), Aero Wisata, Aero Foods juga bagus. Ground Handling Ga­pura (PT Gapura Angkasa) juga bagus,” tandasnya.

Sebagai informasi, Garuda men­argetkan PT Citilink Indonesia untuk dapat melantai di bursa pada tahun 2016. Namun, Garuda akhirnya memu­tuskan untuk menunda rencana terse­but untuk memperkuat perusahaan Citilink sebelum menjadi perusahaan terbuka.

(okez)