DSCN2641BANDUNG, Today – Persib Bandung masih memburu pemain asing di po­sisi gelandang kreatif dan ujung tom­bak jelang terjun di Indonesia Soccer Championship.

Dejan Antonic pun mengaku in­gin segera memenuhi kuota legiun impor di timnya meski tidak mem­punyai deadline atau tengat waktu dalam proses pencarian pemain­nya. Pria asal Serbia itu tidak mau asal-asalan merekrut pemain. Itu buntut dari buruknya performa Marko Krasic dan kaburnya Aron da Silva karena masalah keluarga.

“Saya sama pusing dan mau se­cepatnya, tapi ga bisa asal ambil pe­main. Ada banyak urusan surat dulu, ada nego dan saya cuma pelatih di sini dan untuk urus itu harus ada orang lain,” ujar Dejan kepada awak media di Rai Fitness, Senin (29/2).

Dikatakan oleh mantan pelatih tim­nas Hongkong itu bahwa pekan ini akan ada pemain baru yang akan merapat ke Persib. Namun dia belum bisa memasti­kan kapan pemain incarannya itu men­jejakkan kaki di Kota Kembang.

Kabarnya kedua pemain ini adalah satu paket yang datang dari Brazil dan sudah sempat berkomuni­kasi dengannya. Dejan mengaku dia memang sempat kesulitan untuk men­datangkan pemain asing ke Persib.

“Itu kita sudah bicara dan puji Tuhan kalau minggu ini sudah bisa datang. Kalau kapannya saya tidak tahu, tapi kita coba minggu ini bisa datang. Semua kerja keras bawa pe­main, tapi berat,” jelasnya.

Menurutnya pemain yang datang harus mempunyai kualitas yang mum­puni sebagai tulang punggung tim. Jika pemain yang datang tidak lolos kualifi­kasi yang diharapkan, Dejan mengaku akan mencari pilihan alternatif.

“Tapi lagi, kita harus bawa dan kita lihat kualitas bagus untuk Persib. Kalau tidak ada kualitas kita harus cari lagi. Susah sekali cari pemain bagus karena di Eropa sudah mulai kompetisi dan kadang terlalu mahal,” paparnya.

Kesulitan Lapangan untuk Uji Coba

Persib Bandung akan menggelar laga uji coba pasca mengikuti turna­men Bali Island Cup 2016. Namun sang pelatih, Dejan Antonic mengaku masih kesulitan untuk mencari lapangan un­tuk pertandingan tersebut.

Karena menurutnya sejauh ini la­pangan representatif yang tersedia hanyalah Football Plus. Namun menu­rutnya pemain harus lebih banyak membiasakan diri bertanding lapan­gan normal, bukan lapangan artificial.

“Oh itu saya belum tahu karena kita sedikit punya masalah untuk cari la­pangan,” ujar Dejan saat diwawancara di Rai Fitness Premier, Senin (29/2).

Pria berusia 47 tahun itu mengatakan timnya akan melakoni 2 laga uji coba yang waktunya berdekatan. Menurutnya di pertandingan pertama difokuskan un­tuk memberi kesempatan pasukannya yang kurang mendapat menit bermain di Bali Island Cup. Sedangkan laga berikut­nya dia siapkan untuk menjaga sentuhan seluruh anak asuhnya.

“Hari Rabu sama Jumat. Hari Rabu yang tidak main di Bali banyak, kalau Jumat kita campur-campur lagi. Tapi mungkin untuk Jumat prioritas yang waktu Rabu tidak main,” tuturnya.

Mengenai lawan, Dejan pun masih mencari tim yang cocok untuk melad­eni pasukannya. Menurutnya di uji coba pertama tim lokal Bandung yang levelnya masih di bawah akan menjadi pilihan. Baru untuk laga berikutnya pelatih berlisensi UEFA Pro itu ingin musuh yang lebih sepadan.

“Belum tahu, tapi lawan Rabu tidak berat karena untuk yang tidak main (di Bali Island Cup). Tapi untuk Jumat kita cari yang bagus dan lebih serius,” pungkasnya.

(Imam/net)