0_0_0_0_70_autocar-indonesia-content-20140920040048-Daihatsu-UFC-3-(4)Belantara otomotif Tanah Air tahun ini kembali menunjukkan sinyalemen akan semakin memanas. Setelah diberondong kabar akan hadirnya MPV Toyota Sienta dari Jepang ke Indonesia, kini muncul rumor bakal ada sesosok mobil anyar sebagai adik Avanza-Xenia.

Oleh : HILMAN SEPTIAN
[email protected]

Si adik baru mobil sejuta muat sebenarnya telah cukup lama diberitakan kehadirannya. Ia juga sempat mejeng di ajang ber­gengsi Indonesia International Motor Show (IIMS) tahun 2014 lalu sebagai mobil konsep ber­nama Daihatsu UFC-3.

ini diketahui tengah dikembangkan dengan kode nama ‘D30D’, model mobil MPV baru tersebut kabarnya akan dipasarkan baik oleh Toyota dan Daihatsu dalam segmen yang tak jauh beda dari Avanza-Xenia.

Demikian pula dengan perubahan­nya dari versi konsep ke model produksi yang tak terlalu signifikan. Hanya ada sedikit minor change, seperti di bagian bumper, grille hingga perangkat tamba­han berupa fitur safety, entertainment dan lain-lain.

Sementara itu, kabar lain menyebut­kan jika mobil berkode D30D tersebut sudah dipersiapkan oleh Toyota dan Dai­hatsu untuk meramaikan program Kend­araan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) atau istilah lainnya Low Cost Green Car (LCGC), mengikuti jejak Agya dan Ayla yang semenjak debut­nya langsung menuai kesuksesan.

Sementara dikonfirmasi mengenai kedatangan mobil D30D, pihak Toyota Astra Motor (TAM) hanya memberikan jawaban yang tak pasti, namun yang jelas pihaknya siap memberikan produk terse­but jika benar-benar dibutuhkan kon­sumen. Hal ini tentunya merujuk pada segmen mobil LCGC 7 penumpang.

“Apa, D30D, saya baru dengar. Na­manya susah banget,” ucap Henry Tano­to, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), dikutip dari Kompa­sOtomotif, hari Selasa (2/2).

“Kita tidak mencoba mengikuti merek lain, intinya kalau memang ada permintaan, pasti coba kita penuhi,” im­buhnya lagi.

Informasi lain yang diperoleh, D30D disiapkan oleh Toyota dan Daihatsu se­bagai model kedua yang mengikuti pro­gram Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) alias low cost and green car (LCGC), setelah duet Agya-Ayla. (/net)