Untitled-1Menanam pohon sudah menjadi candu bagi relawan Gerakan Bogor Hejo. Gerakan ini semakin hari semakin masif, bahkan para relawan mulai kewalahan mengatur waktu untuk penanaman pohon.

HENDI NOVIAN
[email protected]

Gerakan yang dipelopori Alumni Fahutan IPB Angkatan 28, Koran Bogor Today, dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) kini semakin dicinta masyarakat. Ini dibuktikan dengan semakin banyaknya permintaan warga yang ingin terlibat penanaman.

Seperti Minggu (21/2/2016) kemarin, penanaman pohon dilakukan di area pemakaman umum Gang Makam, Kelurahan Cilendek Barat, Bogor Barat, dipenuhi warga. Mereka antusias dan mulai memadati lokasi penanaman sejak pagi sebelum mentari meninggi.

Hadir dalam kegiatan tanam pohon Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono, Ketua Gerakan Tanam Pohon Alumni Fahutan 28 Hari Priyadi, Sekretaris RAPI Bogor Tengah Tato Masito, Perwakilan Gerakan Bogor Hejo Surat Kabar Bogor Today Amalia Dian.

Ketua Rukun Warga (RW) O5 Cilendek Barat Chaerudin berharap penanam pohon tidak hanya sekedar seremoni semata. Ia berpesan kepada 935 kepala keluarga di lingkungannya, agar bisa sama-sama menjadi keasrian lingkungan. Salah satunya dengan menghijaukan kembali lahan pemakan seluas 1.000 meter. ”Kegiatan ini jangan hanya selesai begitu saja. Namun harus ada peran aktif dari kita semua untuk menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, asri, dan sejuk tentunya,’’ ucap Chaerudin.

Baca Juga :  Penyalahgunaan Narkotika di Bogor Menjadi Bom Waktu, Ini Penjelasan LIPI

Menurut Heri Cahyono, salah satu inisiator gerakan penanaman pohon di Kota Bogor, pentingnya membangun kesadaran warga dan elemen masyarakat terhadap lingkungan yang asri, sehat, dan hijau. Sebab, masyarakatlah yang bisa memajukan Kota Bogor. “Menjaga lingkungan bersih dan sehat harus dimulai dari masyarakat, begitupun dengan penanaman pohon ini harus menjadi salah satu upaya warga untuk mengembalikan udara segar yang pernah ada di Kota Bogor,’’ ucapnya.

Sementara itu, Hari Priyadi, bersama tim merasa perlu mengedukasi pentingnya pohon untuk masa depan Kota Bogor kepada masyarakat agar terbebas dari bencana banjir dan bahaya longsor. “Bogor ini merupakan kota hujan, maka untuk mencegah terjadinya bencana longsor kita perlu menanam pohon agar kelak akar tanaman bisa menahan lajunya deras air hujan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Mural Dihapus, Poster Sindir Pemerintah Muncul

Menanam pohon, tanpa disadari menjadi aktifitas yang kini diharapkan warga bogor, karena dengan menanam satu pohon sudah bisa memberikan oksigen bagi keberlangsungan semua mahluk hisup. Selain itu tanam pohon menjadi warisan kelak bagi anak cucu dimasa mendatang.

Penanaman di area pemakaman kali ini ditutup dengan kejutan perayaan ulang tahun Wakil Ketua DPRD Heri Cahyono yang jatuh pada tanggal 20 Februari. Acara tiup lilin dan pemotongan kue pun dilakukan di halaman teras rumah Ketua RW. Heri mengaku merasa terhormat mendapat kejutan tersebut. “Seumur umur-umur saya belum pernah merayakan ulang tahun, dan ini menjadi perayaan pertama kalinya,’’ tutupnya. (*)