684JAKARTA, Today – PT Asuransi Cen­tral Asia (ACA) memilih untuk me­masang target konservatif di 2016. Pasalnya sejumlah tantangan dinilai masih membayangi perjalanan in­dustri asuransi umum di tahun ini.

Presiden Direktur ACA, Teddy Hailamsah menyatakan daya beli konsumen pun belum seutuhnya pu­lih. Butuh waktu agar konsumsi do­mestik bisa bergerak cukup besar ke arah yang positif.

Baca Juga :  Sebuah Bus AKAP Tabrak Kontainer, Dua Orang Tewas

Sementara upaya penggenjotan infrastruktur oleh pemerintah yang akan dilakukan tahun ini belum ten­tu bisa langsung berdampak bagi pe­rusahaan asuransi swasta.

Karena menurut dia pemerintah tentu akan memprioritaskan per­tanggungan dan proyek skala besar kepada perusahaan asuransi plat merah. Sehingga pihaknya paling akan menari sumber bisnis dengan skala yang lebih kecil dari proyek-proyek tersebut.

Baca Juga :  Layanan Sibadra Kini Bisa Via WA

Target premi yang dipatok ACA di 2016 pun terbilang konservatif. “Perkiraan kami pertumbuhannya sekitar 5 persen sampai 10 persen saja,” kata Teddy belum lama ini.

Di 2015 sendiri, perolehan premi yang dicatat ACA adalah sekira Rp 2,9 triliun. Degan begitu sepanjang tahun ini perseroan mengejar premi disekitaran Rp 3 triliun hingga Rp 3,2 triliun.

(Winda/net)