Untitled-1Menanam pohon bersama anak-anak murid Taman Kanak-kanak (TK) selalu saja ada kejutan yang menyenangkan. Seperti yang terjadi pada saat Tim Bo­gor Hejo melakukan penanaman pohon buah-buahan di TK Pertiwi yang berubah menjadi TK Motekar, salah satu TK milik Di­nas Pendidikan Kota Bogor, Kamis (10/3/2016).

RICKY ISKANDAR
[email protected]

Sekolah TK yang lokasinya berada di jan­tung kota, tepatnya di Jl Perintis Kemerdekaan, dekat dengan Terminal Merdeka dan Pusat Grosir Bogor (PGB), memiliki 30 murid dan dua guru. Ge­dung sekolahnya cukup besar, meski beberapa ruang kelas rusak parah akibat diterpa angin puting beliung.

Gedung TK Motekar ini berdiri di lahan yang sangat luas bertetangga dengan Gedung PKK, sehingga memiliki lapangan dan ruang terbuka hijau sangat besar. ‘’Biasanya yang nanami pohon di sini orang Dinas Pertamanan dan Kebersihan,’’ kata Tata, guru TK Motekar. Sekolah TK ini tak memiliki kepala sekolah karena kepala sekolahnya ditarik Disdik dan belum ada penggantinya.

Dengan muka polos dan ceria, anak-anak usia 5-6 tahun itu berkumpul di sudut lapangan yang teduh. Mereka berbaris rapi dari kelas masing-masing mengikuti Amalia Dian alias Amel dari Tim Bogor Hejo yang memandu acara edukasi pohon. Seperti lazimnya anak-anak, mereka tak pernah mau diam selama acara berlangsung. Ada saja yang dilakukan anak-anak mulai dari dekat-dekatan dengan pengeras su­ara hingga rebutan maju ke depan.

Para orang tua murid juga ikut dilibatkan dalam acara kuis pohon sebagai salah satu metode yang digunakan Bo­gor Hejo dalam mengenal­kan kembali nama-nama pohon dan aneka macam manfaatnya. ‘’Selain mena­nam pohon secara fisik, kami ingin mengenalkan kembali an­eka macam nama pohon dan man­faatnya kepada anak-anak secara dini dan kepada masyarakat secara luas,’’ kata Pemimpin Redaksi Bogor Today Al­fian Mujani saat menyampaikan sambutan sebelum tanam pohon.

Menurut Alfian, banyak warga masyarakat tidak tahu nama pohon buah. Padahal buahn­ya sendiri sudah sering dimakannya seperti po­hon nangka, pohon sirsak, pohon alpukat, jambu mete, jeruk, bahkan banyak yang tahu pohon du­rian. ‘’Dengan tahu nama dan mengenal jenis po­honnya, diharapkan anak-anak dan warga masyarakat pada umumnya memiliki kecintaan menanam dan mer­awat pohon,’’ pungkasnya.

Kuis pohon yang dipandu Amel seperti biasa berjalan seru. Kepada anak-anak, Amel tan minta menebak nama pohon yang akan ditanam, tetapi dia minta anak-anak TK itu bernyanyi, membaca doa sebelum dan sesu­dah makan, dan menyebutkan nama-nama buah yang pernah dimakan anak-anak. Mereka pun sen­ang mendapatkan hadiah aneka macam alat-alat sekolah sumbangan dari Linda Kristanti Nussy SH (Bank BRI Dewi Sartika Kota Bogor).

Sementara, kepada para orang tua murid yang mengikuti acara ini juga mendapat hadiah berupa beras kemasan 5 kg sum­bangan dari donatur Bogor Hejo yang tak mau disebut namanya. Ada dua kantung beras yang dibagikan kepada orang tua murid yang tahu nama po­hon buah yang akan ditanam.

Hadir dalam acara ini Habib Rifki Ahmad Alaydrus, Sekre­taris Bogor Hejo Tato Marsito, Ricky Iskandar dari SK Harian Bogor Today. (*)