920x1240MELBOURNE, TODAY – Insiden ke­celakaan hingga terbakarnya salah satu jet darat Formula 1 di pit stop warnai kemenangan Nico Rosberg di Grand Prix Australia, Minggu (20/3/2016) WIB. Pilot jet darat tim Mercedes itu keluar sebagai pemenang di seri perdana ini usai mencatatkan waktu 1 jam 48 menit 15.565 detik dari 57 lap yang dilahapnya.

Ini merupakan kemenangan ked­uanya sejak Rosberg memulai karier se­bagai pembalap Formula 1 pada 2006. Sementara rekan setimnya Lewis Ham­ilton mengekor dengan berada di uru­tan kedua disusul Sebastian Vettel, Dan­iel Ricciardo, dan Felipe Massa.

Ada banyak kejadian yang terjadi se­lama seri perdana di Sirkuit Albert Park. Pertama, kecelakaan yang melibatkan Fernando Alonso dan Estaben Guiter­rez di lap 19 atau tepat di turn 3. Kedua, enam pembalap gagal menyelesaikan balapan lantaran mengalami masalah, termasuk Rio Haryanto. Ketiga, jet da­rat milik Kimi Raikkonen terbakar saat berada di pit stop.

Dia diikuti rekan satu timnya, Lewis Hamilton yang finis di urutan kedua. Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, yang mengawali balapan dengan meyakink­an menutup lomba di urutan ketiga.

Baca Juga :  Windy Cantika Sumbang Medali Pertama Untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo

Urutan tiga besar itu seolah men­gulang hasil di Australia musim lalu. Pebalap-pebalap itulah yang finis paling depan dengan urutan Hamlton, kemu­dian Rosberg dan diikuti Vettel.

Bagi Rosberg, kemenangan di Aus­tralia bukan baru sekali ini diraihnya. Pada F1 musim 2014, Rosberg juga me­nyelesaikan balapan di Australia seb­agai juara. Sementara musim lalu, dia menjadi runner-up nya.

“Ini menjadi awal yang sempurna buat saya. Kami harus tetap bekerja keras dan fokus kepada para pebalap Ferrari. Bisa mengalahkan Ferrari hari ini amatlah menyenangkan. Kami amat senang dan sangat antusias,” kata Ros­berg seperti dikutip situs resmi balapan.

Rio Gagal Finish

Pembalap Manor Racing, Rio Haryan­to, tidak dapat melanjutkan balapan usai mengalami masalah teknis saat balapan di Sirkuit Albert Park, Melbourne, mema­suki lap 19. Meski demikian, ia mengakui telah menjalani debut yang bagus.

Baca Juga :  Rio Waida Kejar Peselancar Selandia Baru

Pada awal balapan Rio sempat merangsek ke posisi 19 dari 22 pembalap yang berlomba. Ia bahkan sempat naik satu tingkat lagi ke posisi 18 dan berada di depan pembalap Haas F1 dan Renault, Es­teban Gutierrez serta Kevin Magnussen.

Sayangnya pasca-restart setelah red flag di lap 19, Rio tidak dapat melan­jutkan balapan. Ia mengalami masalah dengan mobilnya. Menurut informasi yang Okezone terima dari sang bunda, Indah Pennywati, mobil nomor 88 milik pilot berusia 23 tahun tersebut mengal­ami kerusakan di bagian ban.

“Ketika kami berhenti karena red flag, sangat disayangkan saya tidak bisa menyelesaikan balapan,” ujar pembalap yang menempati posisi empat klasemen akhir GP2 musim lalu tersebut, meng­utip Fox Sport, Minggu (20/3/2016).

“Tapi saya piikir pada titik tertentu kami memulainya dengan baik dan ke­cepatan kami terlihat bagus,” tuntas­nya.

(Imam/net)