IMG-20160307-WA0041Semangat SMA Neg­eri 3 Cibinong untuk menjadi sekolah Rinti­san Adiwiyata patut diacungi jempol. Se­kolah yang berada di Kelurahan Nangewer, Kecaatan Cibinong, Kabupaten Bogor ini terus ber­benah menata lingkungan hijau di area terbukanya.

RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Itu sebabnya, Kepala SMAN 3 Cibinong Tri Utami, Wakil Kepala SMAN 3 Cibinong Dwi Astuti Indriati, para guru dan muridnya begitu antusias menyambut kedatangan Tim Bogor Hejo yang melakukan penanaman pohon buah, Senin (7/3/2016). ‘’Menanam pohon ini penting bagi kelang­sungan ekosistem bumi, khu­susnya Bogor sebagai paru-pa­ru Indonesia,’’ kata Tri Utami.

Sekolah ini sudah memiliki beragam jenis pohon yang di­tanami di sekeliling pekaran­gan. Tri Utami berharap, anak didiknya semakin giat dalam gerakan penghijauan. Selain menuju sekolah Adiwiyata, Tri juga tahu manfaat pohon bagi kelangsungan hidup manusia.

“Kami tahu, pohon bukan sekedar ditanami. Tapi harus dirawat dan dilestarikan. Ka­rena, pohon sangat penting untuk bumi ini. Untuk meny­erap polusi, mencegah ban­jir. Tak peduli berapa banyak yang ditanam, yang penting bagaimana membangun kesa­daran kita dalam melestarikan alam,” kata Tri.

Baca Juga :  Merekam Jejak Ciliwung Bersama Bogor Sketcher

Ia pun tak ingin Bogor ker­ap dijadikan kambing hitam atas bencana banjir yang me­landa DKI Jakarta saat musim hujan. Selain itu, ia merasa saat ini, Bogor semakin terasa panas akibat mulai hilangnya pohon-pohon besar yang be­lum ada penggantinya.

“Tidak enak kita disebut jadi biang banjir Jakarta. Ma­kanya, dengan menanam ban­yak pohon, daya serap air di tanah akan semakin tinggi. Pa­nas pun bisa terobati pohon-pohon rindang,” lanjutnya.

Jumlah pohon yang ditan­am Bogor Hejo SKH Bogor To­day di SMA Negeri 3 Cibinong hanya 15 bibit pohon, dianta­ranya Nangka, Sukun, Durian, serta Bintaro yang bisa men­gusir hama tikus. “Yang pent­ing kan semangat menanam pohon dan gerakan penghi­jauannya. Semoga di Cibinong makin banyak sekolah punya kesadaran menanam pohon,” tukasnya.

Baca Juga :  Prihatin Dampak Sekolah Online, Sekelompok Pemuda di Bogor Dirikan Ruang Membaca

Kegiatan diawali dengan kuis tebak pohon yang dipan­du Amalia Dian alias Amel. Acara ini menjadi asyik dan hidup dengan canda tawa. Wa­jah para siswa pun sumringah meski kuis ini digelar di lapa­ngan olahraga yang lumayan panas disergap terik matahari.

Bagi pelajar yang bisa me­nebak setiap pertanyaan men­dapat hadiah payung dari Bank BJB dan beras seberat 5 kg dari donatur Bogor Hejo, alat-alat sekolah seperti tas, tempat pinsil, tumbler, dan tas sekolah dari Linda Kristanti Nussy SH (Bank BRI Dewi Sartika). Se­mentara pohonnya merupa­kan sumbangan dari Paguy­uban Budiasih-BNI Gogreen, BLH Kabupaten Bogor, serta para dermawan pohon. (*)