482864_620BANDUNG, TODAY – Pelatih PERSIB, De­jan Antonic mengajak pemainnya untuk tetap berjuang keras pada final turna­men Bhayangkara 2016.

Rasa lelah dan sakit yang dirasakan saat ini oleh pemain harus hilang saat pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (3/4/2016).

Menurutnya, itu harus dilakukan pemain karena selangkah lagi PERSIB meraih juara turnamen. Waktu yang sempit sebelum final akan digunakan De­jan sebaik mungkin untuk memulihkan kondisi pemainnya, setelah tampil pada semifinal kemarin.

“Kita ada dua tiga pemain sudah sakit, dan harus istirahat. Tapi, kita ada pemain yang sudah recovery seperti Hariono, Yanto Basna, dan Yandi Sofyan. Kita ti­dak punya banyak waktu, tapi di final saya pikir yang capek tidak capek, yang cedera tidak cedera,” kata Dejan.

Sebagai tim yang baru dibangun lagi, PERSIB memang cukup berat menghadapi berbagai laga, apalagi final. Juara juga akan menjadi hadiah berharga buat pemainnya.

Sebelum itu, Dejan berharap anak asuhnya pun berjuang keras pada laga itu, siapapun yang akan lawannya, antara Are­ma dan Sriwijaya FC. “Kita akan berjuang siapapun yang jadi lawan, Arema atau Sri­wijaya tidak masalah,” ucapnya.

Buru Trofi Untuk Anak Asuhnya

Selangkah lagi Dejan Antonic bersama Persib Bandung akan merengkuh titel per­dananya dalam turnamen Piala Bhayang­kara 2016.

Sejak masuk menggantikan Djajang Nurjaman, ekspektasi bobotoh melihat Persib tetap berjaya otomatis terpusat di pundaknya.

Namun pelatih asal Serbia tersebut tidak menyasar kemenangan di laga final sebagai pembuktian kualitasnya. Tapi ganjaran bagi pasukannya yang sudah mati-matian meloloskan Maung Bandung hingga partai puncak.

“Saya bukan pelatih yang suka count­ing trofi-trofi, kalau bisa dapat trofi saya suka tapi saya lebih suka ini persiapan un­tuk liga. Tapi untuk pemain, kita tim baru hampir 70 persen pemain baru dan ini award besar untuk mereka,” papar pria berusia 47 tahun tersebut di Stadion Si Jalak Harupat, kemarin.

Menurutnya komposisi skuat yang mayoritas adalah muka baru sehingga saat ini masih dalam proses adaptasi supaya lebih mencair.

Namun keinginan yang kuat dari pe­main membuat mereka bisa melaju jauh di ajang pramusim sebelum Indonesia Su­per Cup digelar.

Rekrutan anyar yang didaratkan oleh Dejan pun perlahan sudah bisa menyatu dengan tim seperti Samsul Arif, Pur­waka Yudhi, Juan Belencoso atau Yanto Basna.

“Meski kondisi tidak 100 persen tapi saya senang kerja dengan pemain yang ini karena mereka mau main untuk Persib dan untuk semua kita di sini,” tegasnya.

Ayah satu anak itu pun tidak gentar menatap partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (3/4) nanti. Siapapun yang maju ke final menyusul timnya, Dejan sudah siap membawa pasu­kannya menangis bahagia di penghujung turnamen.

“Sebentar lagi kita akan lawan Arema atau Sriwijaya, itu akan berat. Kita sudah main lawan mereka, mereka tahu kita dan kita juga tahu dia. Siapa yang menang kita harus face mereka nanti di Jakarta,” pung­kasnya.

(Imam/net)