alfian mujani 240MUNGKIN banyak yang tahu istilah “Ceng Li. Kata Ceng Li ini ter­diri dari dua kata, Ceng atau Qing adalah yang bekaitan dengan per­asaan, hati, empati, tenggang rasa. Sedan­gkan Li adalah semua yang bekaitan dengan akal dan logika. Ceng Li merupakan adonan serasi antara ketajaman akan sehat dengan kehalusan hati nurani.

Dalam kehidupan orang-orang Tionghoa, Ceng Li dipegang teguh sebagai tata nilai yang melandasi tingkah laku dalam pergaulan dan membangun hubungan bisnis. Seorang yang memegang teguh tata nilai Ceng Li selalu memperhatikan aspek keadilan dan fairnes. Ia tak ingin menang sendiri dan tak ingin untung sendiri. Ia selalu memikirkan keuntungan se­tara yang harus didapat mitranya.

Mereka yang melanggar nilai Ceng Li dalam pergaulan, baik itu pergaulan bisnis, politik, maupun sosial disebut Bo Ceng Li. Yaitu orang-orang licik dan rakus, yang gemar memperalat mitra kerjanya atau orang lain untuk meraih keuntungan sendiri. Orang-orang berwatak Bo Ceng Li ini berseliweran di mana-mana. Karena itu, hati-hatilah jika terpaksa harus bersentu­han dengan mereka.