SAN FRANSISCO TODAY – Ribuan penikmat ganja berkumpul di “Hip­pie Hill” di Golden Gate Park, San Francisco, untuk bersama-sama membakar mariyuana dalam peray­aan libur informal tahunan yang di­juluki hari 4/20. Bau asap ganja ber­baur dengan aroma barbecue dalam embusan angin sepoi-sepoi yang dinikmati oleh sekitar 15 ribu orang pada Rabu (20/4/2016).

“Cukup santai. Semuanya meny­ala. Suasananya sangat menyenang­kan,” ujar Erik Elder, seorang maha­siswa yang datang ke Golden Gate Park bersama teman-temannya.

Ketika jam tepat menunjukkan angka 4:20 sore, semua orang ber­sorak dan asap mengepul ke udara. “Ini adalah apresiasi terhadap ganja dan semua orang datang bersama dan menikmati hal yang sama,” ucap seorang barista berusia 19 tahun, Heidi Rice, kepada Reuters.

Tradisi 4/20 di Bay Area ini me­mang diizinkan, tapi dipantau ketat oleh otoritas. Pasalnya, penggunaan mariyuana untuk tujuan rekreasi masih ilegal di bawah payung hukum California.

Mariyuana, yang dulu pernah diharamkan di Amerika Serikat, kini mulai diterima luas di sejumlah neg­ara bagian, terutama di tengah kaum muda dan liberal.

Meskipun masih dianggap narkoti­ka ilegal, puluhan negara bagian AS sudah melegalkan mariyuana untuk tujuan medis. California adalah neg­ara bagian pertama yang mengambil keputusan tersebut pada 1996.

Kemudian pada 2012, peng­gunaan mariyuana untuk tujuan rekreasi dilegalkan di Colorado, Washington, Oregon, Alaska, dan Kolombia. California merupakan salah satu negara bagian yang ten­gah berupaya untuk mengikuti jejak tersebut.

Pada November mendatang, pemerintah California akan men­gadakan pemungutan suara untuk menentukan pelegalan kepemilikan mariyuana dan penggunaan ganja hanya untuk mabuk, merayakan 4/20 dengan bebas bersama negara bagian lain yang sudah melegalkan hal itu.

Tanggal 20 April atau 4/20 send­iri mewakili figur angka yang dike­nal luas sebagai simbol segala hal terkait mariyuana. Majalah menge­nai mariyuana, High Times, pernah menulis bahwa konsep 4/20 berawal pada era 1970-an, ketika sekelom­pok remaja di Bay Area, San Rafael, menggunakannya sebagai kode un­tuk berkumpul setelah sekolah dan mengisap ganja.

Kini, perayaan 4/20 lebih dike­nal luas. Di San Francisco sendiri, Pengawas London Breed berkordi­nasi dengan berbagai lembaga untuk mengatasi kemacetan, sampah, dan keamanan di sekitar kota selama acara berlangsung.

Beberapa jalan di sekitar arena acara ditutup, rute bus dialihkan, dan polisi meningkatkan kehadiran mereka di taman, baik itu dengan seragam atau mengenakan pakaian santai.

San Francisco diperkirakan men­gucurkan dana antara US$800 ribu hingga US$100 ribu untuk acara ini. Menurut pengurus London Breed, Samantha Roxas, kebanyakan dari dana tersebut digunakan untuk membersihkan arena seusai acara. Tahun lalu saja, 5 ton sampah ber­serakan setelah acara rampung.

(Yuska Apitya/net)