
 Peluang usaha kerajinan tangan merupakan salah satu usaha yang bisa dikategorikan menjanjikan, namun hal ini tergantung apakah usaha tersebut bisa dijalankan dengan ketekunan dan kesabaran. Jika tidak memiliki kesabaran yang tinggi, jangan harap bisa menjalankan usaha apapun dengan baik.
WINDA HERVIANA
[email protected]Â Kesabaran dan keuÂletan Suryadi dalam mengelola bisnis Lion Keramik tak perlu diragukan lagi. Dirinya rela memutar otak dan memeras tenaga serta waktu demi memperkenalkan hasil karyanya kepada masyarakat luas.
Berawal dari keahlian serta meneruskan usaha dari sang ayah mertuanya, kini Suryadi di tahun 2015 mendirikan galÂlery pribadi yang dinamai Lion Keramik yang berlokasi di Jalan Pemda nomor 11, RT 03/09, PaÂsir Jambu Sukaraja, Bogor.
“Membuka usaha ini mungÂkin modalnya hingga Rp 50 juta. Untuk
pembuatan keramiknya sendiri ada ditempat berbeda, tepatnya ada di daerah Kedung Halang, Bogor,†papar Suryadi saat ditemui BOGOR TODAY disela-sela kegiatannya.
Penjualan keramik tersebut diakui Suryadi tak selalu berÂjalan mulus. Dirinya menceriÂtakan, sempat mengalami titik jenuh dan berputus asa. “Saya sempat bingung, melihat penÂjualan tidak begitu pesat. NaÂmun, saya tidak mau menyerah. Saya masih berusaha untuk memperkenalkan hasil karya, yang tidak semua orang bisa membuat keramik seperti ini,†ungkapnya.
Darah seni dan bisnis meÂmang sepertinya sudah menÂgalir dalam tubuh Suryadi. Lulusan sarjana komputer ini ternyata lihai sempat membuat kerajinan dan mengelola bisnis batik dan kerajinan tanah liat.
“Untuk mempelajari kerajiÂnan tanah liat ini cukup lama. Menjadi lihai seperti sekarang, saya memerlukan belajar dan latihan hingga hampir 3 tahun, “ jelasnya.
Karena pembeli kerajinan ini tak melulu ramai, akhirnya Suryadi memutuskan untuk mengajar kerajinan tangan ke sekolah-sekolah di Bogor.
“Saya ingin memberi ilmu kepada para generasi penerus. Di sisi lain saya pun mencari orang yang berbakat, yang mau berkerjasama dengan saya meÂmajukan usaha keramik dan membuat karya luar biasa,†terangnya.
Suryadi tak hanya diam menunggu datangnya pembeli keramik. Selain memutuskan untuk mengajar di sekolah, dirinya juga bakal menggelar lomba membentuk tanah liat untuk anak-anak pada 28 Mei mendatang.
“Lomba tersebut akan dimÂulai pukul 10.00 WIB – 11.30 WIB dengan tema lomba kreasi bentuk binatang. Siapapun yang berminat silahkan mengiÂkutinya. Saya juga membuka kursus membuat keramik, dengan sekali pertemuannya di Rp 75 ribu,†terang Suryadi.
Lion Keramik menjual taÂnah liat siap pakai ukuran 500 gram yang dijual hanya seharÂga Rp 20 ribu, serta batu bata api yang merupakan bahan untuk pembuat tungku pun diÂhargai hanya Rp 15 ribu. Untuk rata-rata keramiknya dihargai Rp 50 ribu hingga Rp 6 juta.
Dirinya berharap, usaha kerajinannya bisa mendapat dukungan penuh dari pemerÂintah Kota Bogor agar usahanÂya bisa lebih maju dan menjadi dikenal oleh masyarakat.
“Ya semoga masyarakat lebih banyak yang berminat dan menghargai kerajinan tanÂgan ini. Bagi yang ingin belajar kerajinan ini, terutama sekolah yang membutuhkan tenaga pengajar keahlian keramik, saya siap untuk membagi keÂmampuan yang saya miliki,†ungkap Suryadi ramah. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















