Tim Thomas Indonesia Jadi Juara Grup

d141e391881f4505913ba3f01647fc32TIONGKOK, TODAY-Berakhir sudah rangkaian laga Tim Indo­nesia di babak grup Piala Thomas 2016. Di partai terakhir kontra India, Rabu (18/5/2016), Tim Thomas Indonesia menyapu ber­sih kemenangan dengan skor 5-0.

Kemenangan atas India pun membuat Indonesia melaju ke babak perempatfinal dengan sta­tus sebagai juara Grup B.

Kemenangan pertama In­donesia dipersembahkan oleh pemain tunggal, Jonatan Chris­tie. Jonatan menghadapi tung­gal andalan India, Ajay Jayaram. Pebulutangkis berusia 18 ta­hun itu mampu keluar sebagai pemenang usai menaklukan Jayaram dua set langsung dengan skor 21-14 dan 21-12.

Ganda putra Angga Pratama/ Ricky Karanda Suwardi mem­bawa Indonesia semakin men­jauh dari India. Angga/Ricky mengalahkan Manu Attri/Akshay Dewalkar dengan skor 21-18 dan 21-17, yang sekaligus membuat Indonesia unggul 2-0 atas India.

Kepastian Indonesia keluar sebagai juara grup ditentukan di laga ketiga melalui nomor tung­gal yang mempertemukan An­thony dengan Sai Praneeth B.

Tidak mudah bagi Anthony mengalahkan lawannya Sai Pra­neeth B. Sebab pebulutangkis berusia 19 tahun itu butuh tiga set untuk memastikan kemenangan dengan skor 18-21, 21-11, dan 21-15.

Ganda putra Gideon Markus Fernaldi/Hendra Setiawan meraih kemenangan atas Su­meeth Reedy B/Satwiksairaj Ran Kireddy dan sekaligus membawa Indonesia unggul 4-0.

Bermain mudah di set per­tama hingga menang dengan skor 21-9, Markus/Hendra sempat dapat perlawanan sengit di set kedua. Beruntung kemenangan tetap menjadi miliknya dengan skor akhir 21-18.

Pemain muda Ihsan Maulana Mustofa menjadi wakil terakhir yang memberi kemenangan ke­pada Tim Garuda. Ihsan berha­dapan dengan Sourabh Varma.

Pebulutangkis berusia 20 ta­hun tersebut butuh tiga set untuk memberikan poin kepada Indo­nesia melalui kemenangan den­gan skor 21-10, 20-22, dan 21-13.

Kemenangan Ihsan dalam pertandingan yang berlangsung 64 menit di Kunshan Sport Cen­ter Gymnasium membuat tim Indonesia melibas tim India 5-0.

Selepas mengamankan game pertama, Ihsan sempat lengah pada game kedua, melakukan kesalahan-kesalahan yang men­guntungkan lawan, membuat pemain India unggul 22-20 pada akhir game.

“Saya sudah nyaman dengan pola permainan sendiri pada game pertama. Sebaliknya, pada game kedua saya menjadi lengah dan terburu-buru mematikan lawan,” kata Ihsan tentang Sour­abh, yang pertahanannya cukup bagus.

Pada game ketiga, atlet asal Tasikmalaya itu sempat terting­gal dari Sourabh karena berusa­ha memaksa lawan bermain reli.

“Saya ingin terus menyerang pada awal game ketiga. Saya terus berusaha memaksa dia bermain reli dan berhasil meny­erang,” kata Ihsan, yang menga­lahkan lawannya 21-13 pada akhir game ketiga.

Atlet berusia 20 tahun itu percaya tim akan mampu menghadapi lawan-lawan pada putaran delapan besar pada Ka­mis (19/5).

(Imam/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================