731908_11044609102014_Minum_KopiBILA Anda sama seperti kebanyakan orang, tak lama setelah minum se­cangkir kopi biasanya mun­cul rasa ingin buang air be­sar (BAB). Malah, sebagian orang yang sering sulit “ke belakang” mengandalkan kopi untuk menuntaskan masalahnya.

Tetapi, mengapa kopi bisa membuat BAB lebih lancar? Ada banyak pe­nyebabnya. Pertama, kopi meningkatkan kontraksi di usus dan mengaktifkan ger­akan usus, hingga akhirnya feses bergerak menuju rek­tum.

Menurut sebuah pene­litian, kopi merupakan zat yang paling signifikan meningkatkan gerakan usus, bahkan 60 persen lebih kuat dibandingkan air hangat.

Baca Juga :  Pengen Ngerasain Mantap – mantap Threesome, Baca Dulu 7 Hal Ini

Kafein bukanlah satu-satunya zat aktif dalam kopi yang membuat perut terasa mulas. Beberapa saat setelah kita meneguk kopi dan mencapai lambung, beberapa zat akan memicu pelepasan hormon terten­tu. Hormon itu misalnya, motilin yang merangsang kontraksi usus, atau gastrin yang menyebabkan pelepas­an asam di lambung. Itu se­babnya perut terasa mulas dan seperti ada desakan un­tuk BAB.

Selain ngopi, di pagi hari usus besar juga lebih aktif dibandingkan waktu lain dalam sehari. Ini meru­pakan bagian dari irama sirkadian tubuh. Jadi, bukan hanya minum kopi yang membuat kita lebih mudah BAB di pagi hari, tapi se­benarnya secara alami usus kita memang aktif.

Baca Juga :  Ingin Tahu Rasanya Mantap – mantap di Dalam Mobil, Ini 5 Caranya

Bila Anda akan melakukan perjalanan jauh, sebaiknya hindari minum kopi paling tidak 2 jam setelah bangun ti­dur. Selain itu, untuk menun­da urusan “ke belakang”, sebaiknya jangan padukan kopi dengan makanan berat atau aktivitas fisik karena bisa membuat gerakan usus me­ningkat.

(Latifa Fitria/NET)