20141120_103525_20141120PBSI_HKSS_Greysia-Nitya7JAKARTA, TODAY – Pebulu tangkis ganda putri Nitya Krishinda Maheswari mundur dari tim Uber Indonesia jelang final Piala Uber 2016 karena cedera lutut setelah menjalani pertandingan berdurasi pan­jang pada Kejuaraan Asia 2016 di Wuhan, Tiongkok.

“Nitya akan diganti Tiara Rosalia Nuraidah sebagai pas­angan Greysia Polii pada final Piala Uber 2016 nanti. Tiara lebih fleksibel untuk berpas­angan dengan beberapa pe­main inti,” ujar pelatih ganda putri pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Eng Hian dalam pesan singkat kepada Antara di Ja­karta, Senin.

Pada putaran semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2016, pasangan putri andalan Indonesia Greysia/Nitya ber­tanding melawan pasangan Je­pang Naoko Fukuman/Kurumi Yanao dalam laga sepanjang 161 menit.

Pertandingan lebih dari dua jam dengan skor 21-13, 19-21, 22-24 itu menyebabkan cedera lutut Nitya sehingga mengharuskan kapten tim Uber Indonesia itu memulih­kan kondisi fisiknya.

“Lutut Nitya bengkak setelah melawan pasangan Je­pang pada semifinal Kejuaraan Asia. Dokter menyarankan Nitya untuk beristirahat dan memulihkan kondisi,” kata Ke­pala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI sekaligus Mana­jer Tim Piala Thomas dan Uber 2016 Rexy Mainaky seperti di­kutip dari situs PBSI.

Ketidakhadiran Nitya akan memengaruhi tim Uber Indo­nesia karena atlet yang ber­duet dengan Greysia Polii itu merupakan pasangan andalan Merah-Putih pada kejuaraan final Piala Uber di Kunshan, Tiongkok, pada 15-22 Mei mendatang.

“Posisi kapten tim Uber akan beralih kepada Greysia. Pasti ada perubahan kekuatan dengan ketidakhadiran Nitya. Kekuatan tim Uber Indonesia berkurang sekitar 30 persen,” ujar Rexy.

Komposisi tim Uber In­donesia menjadi Maria Febe Kusumastuti, Hanna Rama­dhini, Fitriani, dan Gregoria Mariska pada sektor tunggal putri. Kemudian pada ganda putri akan diisi Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari dan pa­sangan Greysia Polii/Tiara Ro­salia Nuraidah.

(Imam/ant)