12_fullPT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) akan membuka 1.200 gerai baru dengan menyiapkan Rp 2,2 triliun.

“Capex (capital expenditure) tahun ini Rp 2,9 triliun, kita ada yang namanya capex toko itu Rp 2,2 triliun untuk pembukaan toko baru atau pun perpanjangan sewa toko lama lainnya Rp 500 miliar, capex gudang-gudang kita sisanya untuk IT,” ujar Direktur Keuangan PT Sumber Alfaria Tri­jaya, Tomin Widian usai menggelar RUPS di kantornya, Tangerang, Jumat (27/5/2016).

Penambahan toko tersebut fokus di luar pulau Jawa, hingga lebih dari 50%. Ia juga menambahkan, pada tahun ini menarget­kan total 200 gerai yang bisa dibangun di Filipina yang hingga saat ini sudah terdapat 137 gerai dengan mengeluarkan investasi US$ 2,5 juta.

Baca Juga :  Kreasi Ditengah Pandemi, Patriot Desa Latih Emak-emak Rengasjajar

Untuk ekspansi ke negara lain selain Filipina pihaknya masih belum men­garah ke sana. “Ekspansi keluar negeri masih konsentrasi apa yang kita lakukan pengembangan di Filipina belum lihat pengembangan di negara lain tapi tidak menutup kemungkinan ke negara lain,” kata Tomin.

Sementara itu, ia juga belum bisa mem­bidik target pertumbuhan pendapatan tahun ini, ia berharap target pendapatan tahun ini bisa naik jika dibandingkan ta­hun lalu. “Untuk target tetap berkeyaki­nan mudah-mudahan bisa tumbuh seperti grafik tadi (naik), tidak lebih jelek dari ta­

 

 

Baca Juga :  Kreasi Ditengah Pandemi, Patriot Desa Latih Emak-emak Rengasjajar

hun lalu,” jelasnya.

Sebagai informasi, pada kuartal I-2016, perseroan mencatatkan laba sebesar Rp 67 miliar, di periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan masih mencatatkan rugi sebesar Rp 39 miliar.

Pendapatan neto konsolidasi perseroan dan entitas anak pada ta­hun 2015 mencapai Rp 48,27 triliun meningkat 16,31% dibandingkan ta­hun 2014 yang mencapai Rp 41,50 Triliun.

Pencapaian pertumbuhan pendapatan ini didukung oleh per­tumbuhan gerai dan entitas anak sebesar 13,94% dari sebelumnya 12.258 gerai yang terdiri dari 11.115 gerai perseroan dan 1.143 gerai enti­tas anak.

Gerai-gerai ini tersebar mayoritas di Pulau Jawa yaitu sebanyak 76,04% sementara 25,40% di luar Pulau Jawa.

(Yuska Apitya/dtk)