baposi-kinasihBOGOR, TODAY – Kegiatan sinergitas yang dilakukan oleh Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kabupaten Bogor bukan han­ya sekedar kumpul-kumpul saja, namun lebih kepada penguatan mental bertan
d­ing para pemain, pelatih dan manager guna menghadapi event olahraga pelajar yang berlangsung pada Mei mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh ketua Bapopsi Kabupaten Bogor Wawan Dar­mawan dalam kegiatan di Kinasih, Senin (2/5/2016) lalu.

“Tujuannya jelas yakni meningkat­kan mental bertanding sehingga tidak ada lagi demam panggung,” ujar pria yang biasa di sapa panglima ini.

Dirinya berharap semua atlet yang ikut ambil bagian dalam popda bisa menunjukan kemampuan terbaiknya dengan meraih prestasi setinggi-tingginya demi kehormatan dunia olahraga Kabu­paten Bogor diajang Popda XI Jabar 2016.

“Dengan membangun kebersamaan melalui program sinergitas, jajaran pen­gurus Bapopsi Kabupaten Bogor optimis berdampak pada karakter juara untuk semua atlet Kabupaten Bogor yang ber­tanding di ajang Popda XI Jabar 2016,” jelasnya.

Event ini kata dia, merupakan yang pertama digelar di luar Bandung. Untuk itu, Kabupaten Bogor ditunjuk sebagai tuan rumah harus menunjukan jati diri sebagai daerah yang memang menjadi lumbung atlet masa depan Jawa Barat ataupun nasional.

Untuk itu, Wawan meminta semua atlet harus all out dalam setiap pertand­ingan di arena Popda XI Jabar 2016.

Sementara itu, Dirtek PPLPD Kabu­paten Bogor, Yadi Mulyadi AR menegas­kan semua atlet pelajar yang bertanding di ajang Popda XI Jabar 2016 menjadi kerangka masa depan untuk Kontingen Kabupaten Bogor dalam berbagai ajang olahraga mendatang.

“Saya optimis dari semua atlet pela­jar Kabupaten Bogor yang tampil dalam pesta olahraga pelajar terbesar berpelu­ang besar menjadi bagian Kontingen Ka­bupaten Bogor pada event Porda XIII Jabar 2018,” tutur pria yang juga men­jabat sebagai Sekum KONI Kabupaten Bogor.

Yadmul berharap dalam Popda XI Jabar yang digelar pada 23-27 Mei 2016, semua pengurus cabang olahraga yang ada di KONI Kabupaten Bogor harus men­suport dan mencatat potensi atlet yang dilanjutkan dengan pembinaan keolah­ragaannya di cabor masing masing.

“Semua kelembagaan olahraga yang ada di Kabupaten Bogor harus saling keterkaitan dan melakukan sinergitas hubungan yang bagus dalam hal pem­binaan potensi atlet yang lahir dari ka­langan pelajar,” beber Yadmul.

(Imam)