DEMI memacu kontribusi pertumbuhan pendapatan berulang PT PP Properti Tbk. (PPRO) segera merencanakan pembukaan tiga pusat ritel dan satu hotel dalam tiga tahun ke depan.
Oleh : Winda Herviana
[email protected]
Hingga kuartal I/2016, PPRO mencatatkan pendapatan berÂulang perseroan hanya berkontribusi 5 persen dari total pendapatan. Direktur Komersial & Hospitality PPRO Sinurlinda Gustina mengatakan kontribusi tersebut berasal dari dua hotel yakni Park Hotel JakarÂta dan Bandung serta satu mal di kawasan Surabaya.
Dengan empat proyek baru nantinya persereroan menargetÂkan akan mencapai pendapatan berulang sebesar 10 persen.
“Paling dekat kami akan melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Grand Kamala Lagoon (GKL) Mall di Bekasi senilai Rp 130 milÂiar dan Grand Dharmawangsa Lagoon (GDL) Mall di Surabaya senilai Rp 100 miliar. Keduanya akan beroperasi tahun depan,†katanya di Jakarta.
Sinurlinda mengatakan seÂlain GDL Mall, di Surabaya PPRO juga akan membangun Grand Sungkono Lagoon senilai Rp 100 miliar. Pembangunan pusat ritel di wilayah superblok merupakÂan strategi utama perseroan unÂtuk menjaga permintaan pasar.
Park Hotel Lombok yang direncanakan beroperasi pada 2019 akan merangkum kira-kira 100 kamar. Hotel yang akan berdiri di atas lahan seluas 6.000 meter persegi tersebut memiliki nilai investasi Rp 100 miliar.
“Kita akan selaras kan denÂgan misi pemerintah dalam upaÂya menjaring 20 juta wisatawan datang ke Indonesia,†ujar SinÂurlinda.
Menurut Sinurlinda, prospek pusat ritel dan hotel di IndoneÂsia masih peluang besar selagi dibangun pada wilayah yang teÂpat dan dengan misi yang kuat. Hingga saat ini rerata hotel yang dioperasikan PPRO memiliki tingkat okupansi sebesar 70 persen. (net)
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















