Udang Indonesia Dilarang Masuk Meksiko

Untitled-8Meksiko menghentikan sementara izin impor udang asal Indonesia. Sebab, udang Penaeus vannamei Indonesia ditemukan terinfeksi Infectious Myonecrosis Virus (IMNV). IMNV termasuk daf­tar salah satu penyakit udang yang berbahaya oleh The World Organ­isation for Animal Health (OIE).

Kementerian Perdagangan kini terus memantau perkembangan kasus ini. “Negara-negara tujuan ekspor produk perikanan Indone­sia tidak hanya mempersyaratkan standar mutu pada produk peri­kanan asal impor, tapi juga standar kesehatan untuk dapat masuk ke pasar mereka,” kata pelaksana tu­gas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Karyanto, kemarin.

Kementerian Perdagangan juga berkoordinasi dengan Ke­menterian Kelautan dan Perikan­an (KKP) sebagai otoritas terkait, eksportir, dan asosiasi untuk men­gisi kuesioner dari Meksiko serta mengantisipasi kunjungan otori­tas Meksiko terkait dengan investi­

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

tersebut akan menentukan dibugasi verifikasi hasil kuesioner. Hasil kanya kembali akses pasar udang Indonesia ke Meksiko. ­

Karyanto menambahkan, produk udang merupakan salah satu primadona ekspor perikanan Indonesia. Kasus semacam ini ha­rus ditangani serius karena dapat mengurangi daya saing komoditas udang serta menyebabkan ham­batan ekspor produk tersebut ke pasar luar negeri.

Ia berharap Kementerian Kelau­tan dan Perikanan terus melaku­kan pembinaan dan berkoordinasi dengan semua asosiasi produsen dan eksportir produk perikanan Indonesia. “Hal ini dilakukan un­tuk memenuhi standar kesehatan agar kelancaran ekspor produk perikanan, khususnya komoditas udang, Indonesia tetap terjaga,” ujarnya.

BACA JUGA :  Resep Puding Cokelat dengan Saus Vla Creamy, Camilan Anak yang Lezat

Nilai ekspor produk udang Indonesia ke Meksiko pada 2015 sebesar US$ 254 ribu. Dikhawatir­kan kasus ini akan menimbulkan efek domino negatif kepada neg­ara tujuan ekspor utama Indone­sia untuk juga mempersyaratkan standar kesehatan dan sertifikasi bebas virus pada produk udang Indonesia.

Potensi kerugian Indonesia aki­bat terhambatnya ekspor udang ke Amerika Serikat sebesar US$ 634,5 juta dan ke Jepang sebesar US$ 78,2 juta. Jika dilihat secara total dari semua pasar tujuan ekspor, potensi kerugian sebesar US$ 1,35 miliar. (Yuska Apitya/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================