Untitled-19MARSEILLE– Polandia meng­gapai prestasi tertinggi di ke­juaraan antarnegara Eropa, usai memastikan lolos ke babak 16 besar Euro 2016. Ya, Polandia di era Robert Lewandowaski memang cukup moncer. Pasal­nya, ini pertama kalinya mereka lolos dari fase grup Piala Eropa.

Pada Euro 2008 dan 2012, Polandia harus mengakhiri putaran final dengan kondisi ba­bak belur. Tapi, di Prancis tahun ini, skuat besutan Adam Nawal­ka sukses menyegel satu tempat di babak gugur usai memenangi laga pamungkas Grup C kontra Ukraina 1-0 di Stade Velodrome, Marseille, Selasa (21/06/2016) malam WIB.

Lebih spesial lagi, karena Polandia mengakhiri babak grup sebagai runner-up dengan memiliki poin yang sama den­gan Jerman selaku pemuncak Grup C, yakni tujuh poin. Lean­dowski Cs, hanya kalah selisih gol dari Der Panzer.

Tiket ke perdelapan-final Euro 2016 ditentukan lewat aksi heroik Jakub Blaszczykowski yang mencetak gol semata way­ang ke gawang Ukraina untuk memastikan Polandia menga­mankan tempat di fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Selanjutnya, Swiss akan jadi lawan Polandia di babak 16 besar Euro 2016. Menghadapi Swiss, Nawalka mengaku su­dah menyiapkan informasi soal calon lawannya itu. Dia juga optimistis pasukannya bisa me­langkah jauh.

“Kami sudah menyiapkan beberapa informasi soal Swiss. Staf saya melakukan kerja yang sangat bagus, itulah kenapa kami tahu banyak soal mereka,” ucap Nawalka, seperti dikutip dari situs UEFA.

“Kami akan memulai anali­sis soal mereka besok. Swiss bermain di level yang tinggi dan mereka salah satu tim me­narik di turnamen ini. Kami pu­nya keyakinan dan optimisme bahwa kami akan melaju lebih jauh,” katanya.

Mana Gol Lewandowski

Striker Robert Lewandowski belum menunjukkan per­forma seperti membela Bayern Munich. Ia belum sekalipun mencetak gol dari tiga laga yang dilakoni Polandia pada Euro 2016 ini. Namun, Nawalka optimis keran gol sang kapten akan mengucur di fase gugur.

Mandulnya sang striker, amatlah kontras dengan kes­uburan Lewandowski di fase kualifikasi, ketika ia berhasil mencetak 13 gol untuk menyamai rekor gol terbanyak di fase kualifikasi sebuah edisi Piala Eropa.

“Bukanlah sebuah masalah Lewandowski belum bikin gol. Ia tetap bekerja keras, dan punya pengaruh besar terhadap kemenangan-kemenangan kami dan cara kami bermain,” kata Nawalka seperti dikutip BBC.

“Ia sudah sedemikian luar biasa penting buat kami. Ia merupakan seorang pemain yang dapat membantu kami. Sepanjang permainan ia amat mendukung permainan. Ini cuma masalah waktu saja buat dirinya. Ia sudah membuat banyak peluang dan saya pikir ia akan bikin gol di pertandin­gan berikutnya,” sebutnya.

Tanpa donasi gol Lewandowski, Polandia meraih dua ke­menangan dan satu hasil seri di fase grup dengan mencetak gol-gol dari Arkadiusz Milik dan Jakub Blaszczykowski. Polan­dia lolos sebagai runner-up grup dan akan menghadapi Swiss di 16 besar. (Rishad/ed:Mina/Net)