Untitled-5BALAI Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandung menemukan sejumlah vaksin mencurigakan di lima rumah sakit dan klinik di Bogor. Vaksin mencurigakan tersebut telah diamankan untuk dipastikan keasliannya dan ditelusuri penyalurnya.

YUSKA APITYA AJI ISWANTO
[email protected]

Kepala BBPOM Bandung, Ab­dul Rahim, mengatakan, empat jenis vaksin disita untuk kepentingan peny­elidikan. Vaksin tersebut dibeli pihak rumah sakit dan klinik melalui distributor tidak resmi.

Baca Juga :  Ratusan Jemaat Kristiani HKBP Ressort Cibinong Rayakan HUT ke 50 Tahun

“Masing-masing jenis vaksin itu jumlahnya bervariasi, tapi totalnya ada sekitar 65 buah,” ujar Abdul dalam jum­pa pers, Minggu (26/6/2016).

Abdul mengaku pihaknya memang belum bisa memastikan vaksin terse­but palsu atau tidak. Menurut dia perlu pengecekan di laboratorium untuk me­mastikan vaksin itu palsu atau tidak. “Kami amankan sampai nanti bisa mem­buktikan itu dari mana. Karena waktu kami periksa mereka belinya dari CV. Padahal, kalau vaksinya itu dis­tributornya PT,” kata Abdul.

Baca Juga :  Kelurahan Harjasari Bogor Selatan Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Hancur

Alasan lima rumah sakit dan klinik membeli vaksin tidak melalui distributor resmi, Abdul juga belum bisa memastikan­nya. Ia menduga pasokan vaksin kosong atau harga yang ditawarkan lebih murah menjadi alasan kelima rumah sakit dan klinik membeli melalui distributor tidak resmi.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua