Cafe-SniperGejolak politik di internal Partai Golkar jelang musda kian bergolak. Pasca munculnya surat keputusan (SK) DPD I Jawa Barat (Jabar) yang menunjuk pelaksana tugas DPD II Golkar Kota Bogor digantikan sementara, konflik internal kian memanas.

Oleh : Abdul Kadir Basalamah
[email protected]

BOGOR TODAY – Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto merasa geram dan dilecehkan oleh pengelola Café Sniper. Bagaimana tidak, pada Jumat (15/7/2016) sore, pihak Satpol PP Kota Bogor sudah mem­berikan imbauan agar kafe yang berlokasi di Kawasan pe­rumahan Elite Bogor Nirwana Residence (BNR) Kecamatan Bogor Selatan tidak beropera­si kembali.

Baca Juga :  3 Tahun Menggeluti Kerajinan Kayu, Pria 27 Tahun Ini Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Namun, saat Bima melaku­kan sidak ke sana pada Jumat malam, kafe tersebut tetap beroperasi. Bima yang datang sekitar pukul 23.30 WIB ber­sama para petugas Satpol PP langsung bertemu dengan pihak pengelola café dan ter­libat pembicaraan serius se­lama hampir 15 menit.

Bima menegaskan Cafe Sniper tidak boleh menjalank­an usaha sebelum mengurus surat izin berupa izin gang­guan (Ho). “Tadi sudah saya sampaikan agar tidak berkeg­iatan dulu. Karena tadi masih banyak tamu, kami minta pi­hak pengelola membubarkan­nya. Sebenarnya dari tadi sore kami sudah imbau agar tidak buka, karena tidak ada izin­nya. Barusan tadi saya juga cek lagi, ternyata izin juga be­lum ada,” ujar Bima kemarin.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua