PAPUA, TODAY-Menuntaskan laga tandang di Papua menjadi misi utama PERSIB dalam laga melawan Perseru Serui di Stadion Marora, Serui, Sabtu (6/8/2016). Dua laga di Papua ingin dituntaskan Maung Bandung dengan kemenangan.
Dalam laga away pertama ke Papua di TSC 2016 presented by Indosat Ooredoo sebelumnya, tim asuhan Djadjang Nurdjaman ini sukses mengalahkan tuan rumah Persipura Jayapura 2-0. Karenanya, tiga poin kembali dibidiknya pada laga kedua sekaligus laga terakhir di Papua. “Kita siap bertanding dan berusaha curi poin,†tegas Djadjang.
Tiga poin itu dijadikannya sebÂagai bayaran atas kelelahan PERSIB yang harus bolak-balik ke Papua hanya dalam kurun waktu 10 hari. Apalagi perjalanan menuju Serui cukup panjang dan melelahkan. Maung Bandung harus semalaman di udara, dua kali transit, dua kali ganti pesawat dan masih harus menÂempuh perjalanan darat membelah pegunungan di Kepulauan Yapen sekitar satu jam.
Tapi, inilah Maung Bandung. Tak ada kata menyerah apalagi denÂgan keadaan dan kelelahan. PengalÂaman mengalahkan Persipura kini dijadikan semangat untuk bisa menÂgalahkan tim tuan rumah yang berÂjuluk Cendrawasih Jingga tersebut.
Motivasi tinggi, pantang menyÂerah, dan lima peringkat di atas laÂwan, bukan berarti Djadjang mengiÂjinkan anak asuhnya berleha-leha. Ia tetap ingin Maung Bandung yang tak bisa diperkuat Samsul Arif kareÂna akumulasi kartu harus mewaspaÂdai Perseru yang belum pernah kalah di kandangnya. “Yang akan kita hadapi kali ini lawan kuat. BuÂkan pekerjaan mudah meraih poin dalam laga kali ini,†katanya.
Pelatih PERSIB, Djadjang NurdÂjaman tidak ingin menyerah dalam keadaan timnya saat ini. Perjalanan jauh yang sudah dilakukan tim ke Serui tidak akan menyurutkan seÂmangat bermain anak asuhnya saat dijamu Perseru Serui di Stadion MaÂrora, Sabtu 6 Agustus besok sore.
Meskipun jadwal padat sejak bertandang ke Jayapura kemarin, Djadjang memastikan kondisi keÂbugaran pemain tetap terjaga. BahÂkan, setiba di Serui, tim langsung menggelar latihan sore hari.
“Pertandingan yang cukup paÂdat buat kami karena dalam dua minggu ini kami melakukan empat pertandingan. Dan, yang lebih tidak menguntungkan bagi kami, tak samÂpai 10 hari kami harus pergi pulang pergi lagi ke Papua. Pemain semua siap tidak ada yang cedera tidak ada yang sakit,†jelas Djadjang dalam konferensi pers di Serui, Jumat (5/8/2016).
“Tapi, bagaimana pun keadaan, kami haÂrus siap untuk menatap laga ini. Kami tidak boÂleh menyerah pada keÂadaan,†lanjutnya tegas.
Secara mental, peÂmainnya pun dinilai dalam posisi bagus. NaÂmun, tetap Djadjang mengingatkan anak asuhnya tetap fokus dan waspada dengan tim Cendrawasih Jingga. “Yang akan kita hadapi kali ini laÂwan kuat. Serui belum pernah kalah di kandang bukan? Ini bukan pekerÂjaan mudah meraih poin dalam laga kali ini,†ucapnya.
Pertandingan sendiri diprediksi akan berjalan menarik, terbuka, dan jual beli serangan. Selain PERSIB yang ingin menuntaskan tur Papua dengan kemenangan, tuan rumah juga tak mau rekor tandangnya ternoda.
“Kita pastikan bahwa kita punya strategi dan skema bermain yang harus menyerang,†tegas Hanafi seÂlaku pelatih Perseru.
Apa yang ditegaskan Hanafi itu memiliki modal besar untuk diwuÂjudkan. Dan PERSIB harus ekstra waspada. Sebab, selain menjadi tuan rumah, Perseru sedang bugar karena laga sebelumnya urung diÂlaksanakan setelah Pusamania BorÂneo FC urung datang ke Serui.
Hal menarik lainnya adalah, Djadjang sepertinya akan kembali memberi kesempatan kepada peÂmain PERSIB yang minim minutes play di TSC 2016 ini. Siapa dia? Kita tunggu besok saja. (Imam/net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















