Intiland Siap Luncurkan Proyek Superblok

Untitled-4JAKARTA TODAY– PT Inti­land Development Tbk. ber­encana meluncurkan proyek superblok baru Kebon Me­lati, Jakarta Pusat, pada se­mester kedua tahun ini. Hal itu dilakukan setelah men­imbang situasi ekonomi dan pasar yang mulai bergairah.

Presiden Direktur dan CEO PT Intiland Develop­ment Tbk. Hendro S. Gon­dokusumo mengatakan, saat ini sekitar 3,2 hektar lahan untuk proyek tersebut sudah bebas. Proyek tersebut akan meliputi menara apartemen milik dan apartemen sewa, mall dan perkantoran.

Intiland bersama mitranya kini tengah membereskan sejumlah persiapan adminis­tratif. Hendro enggan men­gungkapkan identitas mitra tersebut, meski menyebut­kan mitra tersebut merupa­kan perusahaan swasta lokal Jakarta.

“Kita sekarang lagi urus surat-suratnya. Bisa Septem­ber atau Oktober kita luncur­kan, ktia sambil lihat dulu. Kita akan tawarkan aparte­men strata title dulu dan menyasar segmen yang agak atas, tetapi tidak atas sekali,” katanya dalam acara halal bihalal bersama Intiland, be­berapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Masuk Rumah Setelah Gempa, Kenali Tanda-Tanda Bangunan Berbahaya

Intiland semula sangat berhati-hati untuk mengung­kapkan rencana peluncuran proyek tersebut sebab masih menimbang kondisi pereko­nomian nasional.

Namun, Hendro menilai saat ini tampaknya merupa­kan momen yang tepat untuk meluncurkan proyek baru sebab sentimen positif ten­gah berkembang di pasar.

Apalagi, bila beleid pengampunan pajak berjalan efektif, arus dana repatriasi akan memberikan peluang besar bagi pertumbuhan pen­jualan properti. Menurutnya, efeknya tidak saja bagi prop­erti residensial, tetapi juga komersial.

“Sekarang semua lagi pikirkan tax amnesty, se­mua lagi bersiap-siap seka­rang. Peluang di properti sangat menarik sebab inves­tor punya lebih banyak pili­han dibandingkan bond,” ka­tanya.

Hendro mengatakan, saat ini penawaran di pasar mulai kembali aktif terha­dap proyek-proyek Intiland. Oleh karena itu, pihaknya cukup optimis untuk terus meluncurkan proyek baru. Di proyek Kebon Melati ini Intiland menggenggam porsi kepemilikan 55%.

BACA JUGA :  7 Cara Menjaga Dapur Tetap Rapi Saat Memasak, Anti Berantakan dan Lebih Nyaman

Proyek Kebon Melati akan menempati lahan seluas total 3,2 hektar dan akan dikem­bangkan dalam dua fase. Daya saing properti ini teru­tama akan ditopang oleh ke­hadiran sarana transportasi MRT Jakarta dan lokasinya yang masih termasuk wilayah pusat bisnis atau central business district.

Fase pertama menem­pati area seluas 1,3 hektar dan terdiri atas dua menara kondominium total 475 unit dan retail dengan semi gross area (SGA) 8.938 m2. Fase pertama diproyeksikan akan diluncurkan pada semester kedua tahun ini.

Sementara itu, fase kedua menempati lahan seluas 1,9 hektar, terdiri atas proyek menara perkantoran (SGA 34.491 m2), kantor butik (SGA 14.018 m2), apartemen service (SGA 9.726 m2), dan retail (net leasable area/NLA 11.141 m2).

Hendro masih enggan mengungkapkan besaran inv­estasi untuk proyek tersebut serta target penyelesaian se­luruhnya.(/*net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================