Bank Mandiri Kejar Rp 500 M Dana Tax Amnesty

MandiriJAKARTA, Today – PT Bank Mandiri Tbk ditunjuk pemer­intah sebagai salah satu bank persepsi untuk menyerap dana repatriasi hasil pengampunan pajak (tax amenesty).

Sampai pekan lalu, bank berkode BMRI itu telah menam­pung dana repatriasi sekitar Rp 70 miliar. Bank pelat merah itu juga menargetkan Rp 500 miliar masuk lewat NCD (Negotiable Certificate Deposit).

NCD merupakan deposito bersertifikat yang bunganya bisa dinegosiasikan. Produk ini juga bisa dijual kepada investor lain setelah dipegang nasabah.

“Kita mau Rp 500 miliar sampai akhir tahun ini,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, di BKPM, Jl Gatot Subroto, Jakarta Se­latan, Selasa (9/8/2016). “Ya itu (NCD) kan dijual untuk investor. Siapa yang tertarik bisa beli,” kata pria yang akrab disapa Tiko itu.

BACA JUGA :  Benarkah Harimau Takut pada Kucing? Ini Fakta Ilmiahnya

Selain dana tebusan senilai Rp 70 miliar, Bank Mandiri juga menyebut ada potensi dana re­patriasi yang akan masuk seni­lai Rp 5 triliun. Namun, nasa­bah yang akan mengembalikan uangnya dari luar negeri itu ma­sih dalam proses.

“Kemarin kita sudah ada hampir 500 orang yang deklar­asi tebusannya itu hampir Rp 70 miliar lebih ya. Terus yang repatriasi sudah ada beberapa nasabah yang mungkin nilainya sekitar Rp 5 triliun, tapi yang merepatriasi masih dalam tahap pengisian formulir,” ujarnya.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Ia memprediksi, dana repa­triasi maupun deklarasi akan meningkat pada Agustus dan awal September ini. Hingga kini, dana yang masuk masih dit­ampung dalam bentuk deposito dan giro, tetapi nanti jika sudah direpatriasi akan beralih ke in­strumen lain.

“Kalau sekarang mereka se­mentara masih di deposito dan giro, tapi setelah repatriasinya sudah dilaporkan mereka kan harus cari produk yang 3 tahun, misal obligasi, saham atau reksa dana yang disediakan oleh Man­diri Sekuritas atau Mandiri Man­agement Investasi,” imbuh Tiko. (Calviano/NET)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================