BANDUNG, TODAY-Persaingan di lini depan Maung Bandung begitu ketat karena terdapat banyak juru gedor berkualitas wahid. Hampir di setiap pertandingan, pelatih menuÂrunkan komposisi trio penyerang yang berbeda dari laga sebelumnya.
Bahkan sang pelatih, Jajang NurÂjaman juga sudah terang-terangan membuka peluang bagi setiap peÂmain yang mau bekerja keras untuk mendapat menit bermain. Itu artiÂnya tidak ada satupun amunisi yang tempatnya aman di tim utama.
Penyerang Persib, Samsul Arif pun paham betul beratnya perebutÂan satu tempat di lini depan timnya. Dia juga menyebut rotasi pemain yang kerap dilakukan oleh Djanur merupakan wewenang pelatih. SeÂbagai pemain Samsul harus bisa menghormati semua kebijakan pelaÂtih karena semua keputusan tujuanÂnya adalah mencari yang terbaik.
“Setiap pelatih punya kriteria sendiri untuk memilih pemainnya. Saya menghormati semua keputuÂsan pelatih, itu kan yang terbaik buat tim,†kata Samsul.
Pemain berusia 31 tahun terseÂbut mengatakan bahwa persaingan di lini depan bukan kali ini saja dia alami. Posisi dia saat masih bermain di Persibo Bojonegoro memang tiÂdak tergantikan.
Tapi hal itu perlahan dia raÂsakan ketika memilih untuk hijrah ke Persela Lamongan dan Arema Cronus. Bahkan ketika bermain di Arema, dia harus rela berbagi temÂpat dengan penyerang lain yang sama-sama berkualitas.
“Dari dulu (saya mengalami) persaingan ketat. Persaingan itu biÂasa dalam dinamika sepakbola. KaÂlau mau jadi pemain hebat ya harus melewati persaingan,†tandasnya.
(Imam/net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















