20161018_092243-aAlfian Mujani

[email protected]

Wanita yang satu ini memiliki kegemaran menanam pohon sejak belia. Dia tak ragu menggali lubang dan memegang tanah dengan tangannya langsung saat giat menanam pohon. Di adalah Direktur Sekolah Islam Terpadu Aliya Bogor Dian Wulandari.

‘’Saya sangat menyintai tanaman-tanaman langkan yang khas seperti jamblang, kemang, bisbul dan lain-lain,’’ kata Dian  kepada Bogor Today di sela-sela acara tanam pohon bersama Bogor Hejo dan murid kelas 1 SD STI Aliya Bogor, Selasa (18/10/2016)

Kecintaan Dian menanam pohon ini juga menjadi kecintaan keluarga besar Sekolah Islam Terpadu (SIT) Aliya. Di sekolah yang diselenggarakan berlandaskan Alquran dan Hadist ini, kecintaan terhadap tananam dan lingkungan merupakan salah satu akhlak mulia yang dilekatkan pada karakter anak didik.

Prinsip-pinsip yang dipegang dalam menanamkan kecintaan pohon dan lingkungan pada peserta didik juga sangat jelas dan referensi utamanya adalah Alquran dan Hadist. Misalnya, ketika para guru memberikan edukasi mengenai pentingnya menanam pohon, mereka tidak hanya menjelaskan dari sisi ilmu biologi, tetapi juga mengutip ayat-ayat dan hadist. ‘’Meski besok akan terjadi kiamat, jika di genggaman tangan ada satu biji kurma, maka tetap kita tanam,’’ kata Asep Rudini Setiawan, guru SIT Aliya saat memberikan edukasi kepada anak-anak sebelum acar tanam pohon dilakukan.

Baca Juga :  Lomba Pramuka Tingkat III Kwartir Cabang Kabupaten Bogor Digelar

Yang menarik, para pelajar kelas 1 di SD SIT Aliya ini memiliki wawasan lingkungan yang sangat baik. Mereka juga sangat antusias mengikuti acara tanam pohon bersama Bogor Hejo-SKH Bogor Today ini. Misalnya ketika Amalia Dian Puspitasari dan Tato Marsito memberikan game pohon dan lingkungan hidup pada anak-anak yang baru lulus TK itu, tak ada satupun pertanyaan yang terlewatkan. Semua pertanyaan bisa dijawab dengan benar.

Yang menakjubkan, saat Amel panggilan Amalia Dian Puspitasari, menanyakan manfaat dari pohon, banyak anak-anak sangat fasih menjelaskannya. Bahkan mereka menjelaskan secara detil. Misalnya ketika asalah satu murid perempuan menyebutkan bahwa salah satu fungsi dari pohon adalah untuk menyimpan cadangan air, tak berhenti di situ. Murid perempuan ini juga menjelaskan mengapa pohon bisa menyimpan air. Melihat ini para guru di SD SIT Aliya tampak senyum-senyum bangga.

Baca Juga :  Jalan Tanah Menuju Sekolah, Siswa Harus Melepas Sepatu Saat Turun Hujan

Anak-anak yang mendapat kesempatan menjawab pertanyaan dan jawabannya benar, mendapatkan voucher belanja dari Citrus Department Store masing-masing Rp 100.000.

Bukan hanya fasik menjelaskan manfaat dari pohon, anak-anak ini juga tidak ragu-ragu memegang tanah untuk mengurug pohon yang sudah mereka letakkan di lubang tanam. Para murid ini berbaur dengan Direktur SIT Aliya dan para guru. Tangan mereka pun sama-sama kotor terkena tanah. SIT Aliya ternyata sekolah keren pisan..!