img_0714JAKARTA, TODAY—PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menargetkan pertumbuhan kredit hingga akhir tahun 2016 mencapai 19%. Target ini sedikit lebih rendah dari pertumbuhan kredit pada kuartal III-2016 sebesar 21,1% year on year (yoy).

“Proyeksi kredit sampai akhir tahun kita expect kredit bisa di kisaran 18-19%,” jelas Direktur Keuangan BNI Rico Rizal Budidarmo dalam jumpa pers di Kantor Pusat BNI, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Kreasi Ditengah Pandemi, Patriot Desa Latih Emak-emak Rengasjajar

Selain itu, perseroan juga menargetkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 16% di akhir tahun 2016. Target tersebut sedikit mengalami kenaikan dari pencapaian DPK pada kuartal III-2016 sebesar 15%.

“Untuk DPK hingga akhir tahun ini kita proyeksikan di 16%,” kata Rico.

Sedangkan besaran Loan to Deposit Ratio (LDR) BNI hingga akhir tahun akan dijaga di bawah 92%. Untuk menjaga LDR di bawah 92%, perseroan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kreditnya.

Baca Juga :  Kreasi Ditengah Pandemi, Patriot Desa Latih Emak-emak Rengasjajar

“Demikian berkaitan dengan Loan to Deposit Ratio kami jaga maksimal 92%. Sedangkan mengenai sektor yang kami pandang memiliki risiko rendah bagi BNI contoh saya rasa di bisnis infrastruktur, kemudian juga electricity, power plant, dan seterusnya,” ujar Rico. (dtc)