bhl-pklBOGOR TODAY- Satuaan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor akan memasang CCTV untuk memantau para Pedagang Kaki Lima (PKL). Diharapkan dengan sistem ini para PKL di Bogor tidak menjamur lagi serta penanganan pun dapat lebih cepat.

Kasatpol PP Kota Bogor, Hery Karnadi menuturkan ada beberapa kategori PKL yang berdagang di pasar dan tempat keramaian. Untuk pedagang sayuran dan buah ditempat yang dimaksud ataupun dipasar tumpah bukan ketegori sebagai PKL.

“Penataan PKL pasar tumpah solusinya cuma satu harus dimasukan ke dalam pasar. Berbeda dengan PKL lain, untuk efek jera bisa dengan disita barang dan kelengkapan berdagangnya,” ungkap Hery pada Minggu (9/10/2016).

Baca Juga :  Layanan Tirta Pakuan Kota Bogor Tetap Buka, Disesuaikan dengan PPKM Level 4

Namun, ada beberapa tempat yang harus steril dari PKL. Oleh sebab itu, kata Hery, pengawasan dan penjagaan harus ekstra ketat dari Satpol PP. Untuk itu, sistem CCTV tersebut akan diterapkan dari sekarang dimulai pada kantung-kantung PKL yang telah ditertibkan seperti PKL di kawasan Jalan Cidangiang, Komplek Kehutanan dan kawasan Empang.

Baca Juga :  1000 Pemuda di Kabupaten Bogor Dapat Vaksinasi Gratis

“Terkecuali untuk kawasan yang komplek semisal di kawasan Jalan Mayor Oking, penanganan PKL harus lintas SKPD. Selain itu, upaya kami lainnya dengan pemasangan CCTV,” tuturnya.

Hery menjelaskan, pemasangan CCTV ini, fungsinya sebagai alat pemantau kondisi PKL termasuk petugas Satpol PP. Sehingga untuk memudahkan tugas Satpol PP dibandingkan dengan pemantauan patroli karena harus berputar-putar ke beberapa titik untuk menertibkan PKL.

“Jadi, ketika ada peningkatan eskalasi di lapangan itu bisa segera direspon dengan cepat,” tandasnya.(Yuska Apitya)