alfian mujani 240

SIAPA yang tak memuji kecerdasan Albert Einstein? Semua yang belajar sains pasti mengenal dan mengaguminya. Walau sudah banyak orang yang IQ-nya diklaim lebih tinggi dari Einstien, namun masih tak ada yang mampu menggantikan posisinya sebagai yang paling dikenal. Pertama, karena Einstien adalah penemu pertama beberapa teori. Kedua, karena Einstien kerap mengungkapkan hikmah kehidupan di balik penelitian dan temuannya. Ketiga, karena Einstien tidak meng-komersiel-kan dirinya.

Di tengan pujian tersebut Einstein  berkata: “Sesungguhnya saya tidak cerdas-cerdas amat. Saya begini adalah karena saya lebih lama bersahabat dengan kesulitan-kesulitan.” Komentar pendeknya itu penuh hikmah yang menyentuh dan membuat orang semakin kagum. Pertama, ada nilai kerendah hatian, kedua ada nilai motivasi untuk bersabar dengan kesulitan hidup, dan ketiga ada semangat menemukan manfaat dari permasalahan yang membelit hidup.

Permasalaan dan kesulitan hidup tidak pernah diciptakan Allah untuk tujuan negatif. Ada tujuan positif dari setiap takdir yang berjalan dalam kehidupan. Permasalahan dan kesulitan hidup adalah pelajaran-pelajaran berharga yang harus dicerna dan diselesaikan dengan baik. Bagaimana akan menjadi cerdas jika kita selalu menghindar dari masalah atau lari dari kesulitan hidup. Menghindar dan lari hanya akan mengantarkan pada masalah baru tanpa mendapatkan nilai dari masalah pertama.