foto-berita-3

BOGOR TODAY – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor menerbitkan sebanyak 243.000 Surat Pemberitahun Pajak Tertuang (SPPT) Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) di 2017 ini.

Cetak SPPT PBB P2 secara massal tersebut menggunakan 5 mesin dimulai hari ini (kemarin, red). Hal itu diharapkan agar dalam waktu dekat dapat segera didistribusikan hingga ke tingkat kelurahan.

“Target penerimaan dari SPPT PBB P2 tahun 2017 mencapai sebesar Rp110 miliar,” ujar Kepala Bapenda Kota Bogor, Daud Nedo Darenoh.

Baca Juga :  Seorang Perempuan Tewas Usai Terlindas Dump Truk di Jalan Alternatif Bojong Bogor

Daud mengatakan, target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2017 sebesar Rp728 miliar, sektor PPB P2 dinilai semakin berat. Namun begitu ia yakin masyarakat akan patuh untuk membayar kewajiban pajak tahunan tersebut.

“Kami pantau dari tahun ke tahun peningkatannya. Jika melihat dari tahun ke tahun tingkat kepatutan masyarakat membayar PBB terus meningkat, tinggal kita-nya memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat hingga ke pelosok kota,” jelas Daud.

Terkait pelimpahan pengelolaan PBB P2, Daud menjelaskan, dari nilai sebesar Rp181 miliar posisi terakhir penerimaan berada diangka Rp143 miliar. Untuk hal ini, Bapenda akan terus menguptade berkaitan PBB P2 dengan kegiatan basis data.

Baca Juga :  Perumda Tirta Pakuan Kembali Tunaikan Zakat Perusahaan ke Baznas Kota Bogor

Untuk memudahkan pembayaran PBB P2 Wajib Pajak (WP) juga dapat bertransaksi di kantor pelayanan yang sudah bekerja sama dengan Bapenda. Diantaranya, Kantor POS, Bank BTN, BJB dan Bank Pasar. “Sedangkan yang sedang proses kerja sama dengan Alfamart dan Indomaret,” tutupnya. (Tri Sumantri Maha Putra)