JAKARTA TODAY- Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan menegaskan, partainya tak main-main jika ada kader yang terbukti menikmati uang panas korupsi kartu tanda penduduk elektronik, atau e-KTP. Sanksi tegas sudah disiapkan partai.

“Siapa saja kader PAN, kader siapa saja, kita pites jika ikut nikmati korupsi e-KTP,” kata Zulkifli di kompleks parlemen, Jakarta, hari ini.

Ia enggan berspekulasi terkait dugaan salah satu kader PAN Teguh Juwarno dalam kasus korupsi yang ditaksir merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun.

Baca Juga :  614 Rumah di Rangkasbitung Terendam Banjir, 62 Warga Diungsikan

“Saya enggak mau bilang, nanti kalau saya bilang Teguh enggak terima, saya dikira bela. Makanya saya bilang, biarkan saja. Kader PAN, kader apapun kita pites,” lanjut Ketua Umum MPR itu.

Seperti diberitakan, dalam sidang perdana korupsi e-KTP, deretan nama politikus dari sembilan parpol disebut Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, karena diduga kebagian fee dari pengusaha Andi Narogong. Salah satu kader yang disebut adalah Teguh Juwarno, yang saat ini duduk sebagai Ketua Komisi VI DPR.

Baca Juga :  Walhi Jabar Kecam Eksploitasi Tambang di Kabupaten Bogor

Dalam berkas dakwaan, Teguh selaku Wakil Ketua Komisi II DPR saat itu, diduga menerima fee dari Andi Narogong sebesar US$167 ribu.(Yuska Apitya)