JAKARTA TODAY- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini akan ada pengembangan penyelidikan dari kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Bahkan KPK mensinyalir ada penambahan tersangka selain Sugiharto dan Irman ‎yang akan disidang perdana pada 9 Maret 2017.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah meyakini hal itu lantaran sudah ada sejumlah pihak yang pernah dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi menyatakan kesediaan mereka bekerja sama dengan KPK.

Baca Juga :  Viral Pesepeda Jadi Korban Jambret Handphone, Netizen : Jangan Lapor Polisi, Lapor Damkar Aja

Termasuk, tersangka kasus ini telah mengajukan justice collaborator. Ditambah lagi ada 14 anggota dewan yang telah mengembalikan uang dugaan korupsi e-KTP ke KPK.

“Semua pihak pasti ingin kasus ini dituntaskan, tidak hanya berhenti pada dua tersangka,” ujar Febri, Selasa (7/3/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Badai La Nina Diprediksi Bakal Datang Menjelang Akhir Tahun Ini, BMKG Sampaikan Peringatan Dini

Febri juga berharap saksi yang menyatakan bersedia bekerja sama dengan KPK, harus konsisten membantu penyidik mengungkapkan pihak lain yang terlibat kasus tersebut.

“Tentu akan jadi salah satu faktor yang meringankan pada proses persidangan. Kita akan lihat lebih jauh konsistensi para terdakwa ini dan saksi-saksi lain,” tambahnya.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua