Ilmu Matematika seringkali dipandang hanya sekedar  pelajaran angka – angka yang tidak ada hubungannya dengan kehidupan sosial. Pandangan itu keliru. Pythagoras, filsuf Yunani, 500 tahun sebelum Nabi Isa diutus ke dunia, sudah mengingatkan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini berhubungan dengan angka. Bisa diangkakan. Pythagoras merumuskan pemikirannya ini dalam sebuah karya ‘’Teorema.’’ Matematika mengajarkan lebih dari sekedar penjumlahan, pengurangan,  pengalian dan  pembagian, yang tanpa makna sosial.

Baca Juga :  Goa Garunggang Destinasi Wisata di Bogor yang Masih Tersembunyi

Mari kita lihat angka 0, misalnya. Angka 0 ini jika dikalikan dengannya angka berapapun maka hasilnya  akan tetap 0 (nol). Ini bermakna bahwa jika hati kita benar – benar ikhlas, kosong dari motif, alias betul – betul tulus, maka tak akan ada yang mampu mengusik kita. Hati kita tetap saja damai, kosong dari kesedihan dan rasa duka.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim Sambangi Rumah Tak Layak Huni

Lihat juga angka 1. Jika angka ini dikalikan dengan angka berapapun maka angka ini akan tetap memberikan angka yang sesuai dengan angka yang dikalikan dengannya. Jadilah seperti angka 1 yang memberikan pada setiap orang nilai yang sesuai dengan nilai sesungguhnya.