Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, BPBD DIY Siapkan 30.000 Masker

Guguran lava pijar gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (29/12/2018) dini hari. Berdasarkan data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), pada tanggal (29/12/2018) pukul 00.13 WIB terjadi guguran lava pijar gunung Merapi dengan jarak luncur 400 M kearah hulu Kali Gendol. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/pd.

YOGYAKARTA TODAY – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi meningkat dan menyebabkan hujan abu sempat mengguyur wilayah Klaten. Untuk mengatisipasi abu Merapi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyiapkan 30.000 masker.

“BPBD DIY menyiapkan 30.000 masker ditambah dari BPBD Sleman, Dinkes DIY dan Sleman serta puksesmas-puskesmas di wilayah Sleman,” kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana, Minggu (6/1/2019) petang.

BACA JUGA :  Pendaftar Job Fair Kota Bogor 2026 Membeludak Tembus 6.892 Orang

Selain menyiapkan masker, BPBD secara rutin juga mengecek kesiapan early warning sistem (EWS) termasuk memperbaiki jalur evakuasi.

“Sampai saat ini Merapi masih Mandali (aman dan terkendali). Guguran lava terjadi Jumat malam, dan mengeluarkan abu tipis. Tapi masih stabil, belum ada perkembangan signifikan, sehingga statusnya masih level 2 atau waspada,” kata Biwara.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Perkuat Perlindungan Generasi Muda Lewat Kolaborasi dengan Pesantren dan DKM

Menurutnya, sejauh ini BPBD DIY dan Sleman terus melakukan upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Komunikasi dan peran posko terus ditingkatkan agar ketika ada informasi penting, cepat sampai ke masyarakat dan komponen penanggulangan bencana.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================