CIBINONG TODAY – Komisi II Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor menyoroti kekosongan Direksi PD Pasar Tohaga. Mereka meminta Bupati Ade Yasin (AY) untuk menggunakan hak diskresi atau tindakan cepat untuk segera melakukan pengisian.

Ketua Komisi II DPRD, Yuyud Wahyudin dengan tegas menyebut, di semua perusahaan, jabatan direksi baik swasta ataupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)/BUMN itu tidak boleh kosong. Karena mereka (direksi-red) memiliki peran yang sangat sentral dalam kemajuan perusahaan.

Baca Juga :  Direksi Tirta Pakuan Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan SPAM Bogor Raya

“Jujur kami prihatin, kok di Kabupaten Bogor bisa terjadi. Parahnya lagi menimpa BUMD sekelas PD Pasar Tohaga. Itu harusnya jangan sampai kosong,” cetus Yuyud dihubungi wartawan.

Parahnya lagi, selain tidak ada direksi dalam PD. Pasar Tohaga, Badan Pengawas (BP) yang ditugaskan sementara menjadi Pelaksana Tugas (Plt) kini juga habis masa jabatannya.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Bogor Akan Dilanda Cuaca Ekstrem Selama Sepekan Kedepan

Yuyud menilai, kosongnya jabatan Direksi PD.Pasar Tohaga dikarenakan lambannya kinerja dari Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) untuk mempersiapkan segala kebutuhan seleksi, terlebih seleksi BP sudah dilaksanakan meski belum ditentukan siapa yang terpilih.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua