CIBINONG TODAY – Progres pembangunan pembukaan jalan di Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor sudah mencapai 85 persen. Pengerjaan yang masuk ke dalan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 itu, saat ini tengah fokus pada pengerasan.
“Akses sudah terbuka. Sekarang kita lagi fokus untuk pengerasan tanah sebelum dilakukan pengaspalan. Pembangunan sekitar 15 persen lagi,” ujar Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Infanteri Harry Eko, Kamis (24/10/2019).
Namun disamping pembukaan akses jalan, dalam program TMMD di Kecamatan Tanjungsari ini, menurut Harry juga dibarengi dengan pembangunan non fisik. Seperti penyuluhan kesehatan, hingga pemberian pendidikan bela negara kepada masyarakat sekitar.
Kata dia, pembangunan non fisik akan sangat menentukan bagaimana sikap masyarakat yang dulunya berada di kawasan perbatasan dengan akses yang terbatas tersebut menjadi lebih terbuka dan peduli.
“Penyuluhan kesehatan dan pendidikan bela negara akan meningkatkan sumber daya manusia itu. Kita ingin peningkatan kualitas manusia ini berbarengan dengan pembukaan akses jalan,” ungkap Harry.
Harry mengklaim pembangunan non fisik ini sudah berjalan sejak awal TMMD dengan menggandeng Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor. Salah satunya adalah Dinas Kesehatan (Dinkes).
“Target penyelesaian tanggal 30 Oktober. Apabila tidak ada perubahan, rencananya akan diresmikan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad),” ungkapnya.
Terpisah, Danramil Cariu Kapten Inf Slamet Royadi mengatakan, sasaran non fisik kali ini bekerjasama dengan Puskesmas Tanjungsari untuk mensosialisasikan pelayanan Implan dan Alat kontrasepsi (IUD) kepada masyarakat sekitar.
“Sasaran TMMD Non fisik yaitu KB Kesehatan dengan pelayanan Implan dan IUD kepada masyarakat,” katanya.
Slamet menegaskan, target penyelesaian pembangunan tersebut harus bisa dikejar. Agar semua sesuai dengan rencana awal.
“Kuta terus memberikan motivasi dan arahan kepada prajurit. Agar misi sosial ini sesuai dengan harapan,” tegas Slamet.
Sekedar diketahui, pembukaan jalan ini akan menghubungkan Kampung Babakan Kadu, Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, langsung ke Kampung Talaga, Desa Cigunung Herang, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Cianjur sepanjang 2.520 Kilometer. (Firdaus)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















