CIBINONG TODAY – Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Stadion Pakansari, Cibinong menjadi momok bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor setelah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Menurut Bupati Bogor, Ade Yasin, masalah PKL di area Stadion Pakansari harus segera dibenahi. Ia pun meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban.

Sebab, lanjutnya, untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2021, lingkungan area Stadion Pakansari harus dipugar. Salah satunya dengan memaksimalkan lahan di sekitar stadion untuk dijadikan sebagai taman-taman yang lebih terlihat rapi dan indah.

Baca Juga :  Dua Kampung di Rumpin Kesulitan Air Bersih

“Saya sudah perintahkan Satpol PP untuk penertiban PKL. Kita harus siap menjadi tuan rumah yang baik dan bisa memberikan fasilitas yang memadai,” kata Ade Yasin.

Tak hanya dia area stadion, Ade Yasin menyebut pembenahan juga akan dilakukan bagian dalam. Seperti fasilitasnya mulai dari toilet hingga media center.

“Semuanya harus kita benahi hingga kita benar-benar siap menyambut Piala Dunia,” kata Ade Yasin.

Menyikapi itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum Satpol PP kabupaten Bogor, Ruslan mengatakan, PKL yang berada di area Stadion Pakansari sudah menjadi perhatian pihaknya sejak lama.

Baca Juga :  Sub Komando Garnisun Bogor Peringati HUT TNI dengan Berbagi Sembako

Akan tetapi, menurut Ruslan, area stadion menjadi tempat tongkrongan para ABG yang memancing banyaknya para PKL di kawasan tersebut.

“Sejak tiga bulan lalu, petugas kami selalu di lapangan setiap harinya. Tapi pakanasri menjadi ajang tongkrongan ABG, pengunjung sangat melimpah. Sehingga ini harus ada solusi juga dari instansi lain yang berkaitan dalam pembenahan Stadion Pakansari,” kata Ruslan.

Diketahui, saat ini di area Stadion Pakansari, para PKL sudah sangat menjamur. Mulai dari pedagang pakaian, makanan dan mainan. Bahkan hingga area bermain. (Firdaus)