
BONE TODAY – Kepala Kejaksaan Negeri Bone, Ery Satriana, meresmikan kantin kejujuran di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Bone, Kecamatan Lapariaja, Selasa (11/12/2019).
Kantin kejujuran ini dibangun dalam rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2019, dalam rangka penyuluhan dan penerangan hukum program pembinaan taat hukum melalui gerakan langsung anti korupsi sejak dini.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bone, Ery Satriana mengatakan, kantin kejujuran ini merupakan salah satu program yang dijalankan oleh Kejaksaan RI, yang mana kali ini melalui momentum semangat peringatan HAKI 2019.
“Cabjari Bone di Lapariaja bekerja sama dengan SMAN 5 Bone mendirikan kantin kejujuran dengan sasaran kegiatan yakni pelajar yang merupakan generasi milenial dan generasi harapan bangsa di masa depan,” katanya.
Dia menyebutkan, dengan adanya kantin kejujuran itu akan menanamkan karakter dan kepribadian anti korupsi kepada siswa.
“Di dalam kantin kejujuran ini siswa akan belajar ikhlas, jujur dan transparan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Cabjari Lapariaja, Andi Hairil Akhmad menjelaskan, keberadaan kantin kejujuran ini sangat bagus dalam upaya membentuk karakter jujur bagi para pelajar. Mengingat, kantin ini tidak ada petugas pengawas maupun penjaganya. Sehingga para pelajar yang ingin membeli sesuatu di kantin tersebut membayar sendiri dan mengambil kembalian sendiri.
“Dengan membiasakan bersifat jujur mulai dari hal-hal yang kecil maka akan menciptakan sifat anti korupsi di dalam jiwa para pelajar. Kantin kejujuran didirikan dengan tidak berorientasi pada keuntungan dan dilakukan dengan cara Selfservice,” Ujar dia.
Seperti yang dikutip dari sindonews, Kegiatan tersebut turut hadir Kasubdit Pemantauna pada JAM Intelijen Kejagung RI, Timbul Pasaribu. Dia menyampaikan kepada para pelajar agar menjadikan kantin kejujuran tersebut sebagai tolak ukur kejujuran untuk diri sendiri.
“Dengan membiasakan bersifat jujur mulai dari hal-hal yang kecil maka akan menciptakan sifat anti korupsi di dalam jiwa para pelajar. Kantin kejujuran didirikan dengan tidak berorientasi pada keuntungan dan dilakukan dengan cara Selfservice,” ujar dia.
Kegiatan tersebut turut hadir Kasubdit Pemantauna pada JAM Intelijen Kejagung RI, Timbul Pasaribu. Dia menyampaikan kepada para pelajar agar menjadikan kantin kejujuran tersebut sebagai tolak ukur kejujuran untuk diri sendiri.
“Camkan prinsip pada diri adik-adik bahwa saya berbuat, Allah melihat, malaikat mencatat,†Tandasnya.(Dena/PKL/net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















