JAKARTA TODAY – Gempa dengan magnitudo 5,1 terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (6/1) pagi sekitar pukul 06.12 WIB. Getaran lindu itu terasa sampai Bandung dan Sukabumi.

Sejumlah warga di Sukabumi pun panik. Mengingat gempa terjadi di pagi hari ketika banyak warga baru memulai aktifitasnya.

“Saat kejadian, saat hendak mandi tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan melihat lampu gantung bergoyang,” ujar seorang warga Jalan Saniin, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Ahmad Gilang, dikutip dari Antara.

Gilang pun panik akibat getaran gempa yang cukup kencang tersebut. Dia memilih menyelamatkan diri dan membatalkan niatnya mandi pagi itu.

Baca Juga :  Terpesona Kecantikan Wanita, Pria di Depok Malah Kena Tipu

“Tanpa pikir panjang saya keluar rumah dan menunda jadwal mandi,” kata

Getaran gempa juga cukup kencang juga dirasakan warga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Olan yang hendak bekerja sebagai pekerja bangunan juga dibuat panik akibat getaran gempa.

Saat kejadian, dia hendak memeriksa kondisi lantai dua rumah yang sedang dibangun untuk melihat hasil pengecoran.

Tiba-tiba, saat naik tangga, ia merasakan getaran yang cukup kencang dan tanpa pikir panjang, bersama tiga rekannya lari keluar rumah menuju tempat yang lapang.

Baca Juga :  Padepokan Titisan Citra Komara Cimande Lahir Sejak 1967

Adapun Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dampak gempa Garut di Kabupaten Sukabumi. Namun dia sudah memerintahkan anak buahnya untuk segera terjun ke lapangan melakukan pendataan.

“Kami sudah menginstruksikan kepada personel yang ada di setiap kecamatan untuk memantau dan mendata ke permukiman dan fasilitas umum serta sosial untuk antisipasi ada kerusakan pascagempa itu, tapi hingga kini belum ada informasi kerusakan,” kata Sutisna. Seperti yang dikutip CNN.Indonesia. (Viana/pkl/net)