
BOGOR TODAY – Gempa berkekuatan 5.0 Skalarikter (SR) yang terjadi di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, terasa hingga Kota Bogor, Selasa (10/3/2020) sore.
Gempa itu pun mengguncang gedung DPRD Kota Bogor yang berada di Jalan Pemuda, Tanah Sareal. Akibat gempa tersebut, seluruh pegawai dan juga para pimpinan DPRD Kota Bogor berlarian ke lantai dasar guna menyelamatkan diri.
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada di ruangan bersama sejumlah stafnya sedang membahas beberapa agenda atau beberapa aspirasi. Namun, sambung Jenal, kursi yang ia duduki tiba-tiba goyang.
“Terasanya agak lumayan besar ya, tadi saya sama staf sedang membahas beberapa agenda, bebarapa aspirasi di ruang rapat, tiba-tiba kursi yang saya duduki goyang dan hampir jatuh, sehingga berpikir saya langsung bergegas keluar. Pas keluar ruangan ternyata banyak juga yang berlarian ke bawah dan merasakan hal yang sama,” ungkap Jenal.
Ia menjelaskan, bahwa tempatnya bekerja (DPRD) itu memiliki lima lantai dan dilengkapi tangga dan juga lip. Dirinya berpesan ketika gempa terjadi alangkah baiknya tidak menggunakan lip dan lebih baik menggunakan tangga.
“Biasanya ada susulan, tapi mudah-mudahan ini engga. Makanya kami bergegas keluar dan sambil menunggu di luar karena gedung dewan ini kan 5 lantai, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Sebagai antisipasi, kata Jenal, lebih baik keluar gedung. “Saya mendoakan dan saya berharap semua sahabat-sahabat saya dimana pun berada semuanya sehat, terlindungi dari berbagai mara bahaya,” pungkasnya. (Heri)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















