TEHERAN TODAY – Seorang pejabat senior Iran menolak bantuan dari “pasukan asing” untuk menghadapi wabah virus corona. Penolakan ini disampaikan setelah NGO medis yang berbasis di Prancis menawarkan bantuan untuk Iran di saat nyaris 2 ribu orang meninggal akibat virus corona di negeri itu.

“Dikarenakan mobilisasi nasional Iran terhadap virus dan penggunaan penuh kapasitas medis militer, maka saat ini tidak perlu adanya tempat-tempat tidur rumah sakit yang didirikan oleh pasukan asing, dan kehadiran mereka ditolak,” kata Alireza Vahabzadeh, penasihat Menteri Kesehatan Iran dalam cuitan di Twitter seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga :  DPRD Dukung Penuh Vaksinasi

Sebelumnya, Doctors Without Borders (MSF) yang berbasis di Prancis, menyatakan bahwa mereka berencana mengirimkan tim beranggotakan sembilan orang dan peralatan untuk mendirikan sebuah rumah sakit dengan 50 tempat tidur.

Hal tersebut menuai penolakan dari lingkaran ultra-konservatif di Iran yang menuduh staf MSF sebagai “mata-mata”.

Baca Juga :  Polisi Ringkus 4 Kawanan  Modus Investasi Kepada Wisatawan di Bogor

Dalam sebuah statemen, MSF menyatakan pihaknya telah mendapatkan izin yang diperlukan dari otoritas Iran untuk mendirikan fasilitas rumah sakit tersebut. MSF pun menyampaikan “ketidakpahaman” atas penolakan tawaran bantuan tersebut.