BOGOR TODAY – Pemberlakuan PSBB di Kota Bogor sudah berjalan tiga hari. Namun, selama dua hari (Rabu-Kamis, red) kemarin, penerapan PSBB belum berjalan efektif. Hal itu dikarenakan masih banyak warga, terutama pengguna transportasi umum atau pun pribadi melakukan pelanggaran. Melihat kondisi seperti itu, Pemkot Bogor mengaku sudah melakukan evaluasi pelaksanaan PSBB di Kota Hujan ini. Menurut Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bahwa warga Bogor masih banyak yang belum paham konfigurasi penumpang, mulai dari kendaraan pribadi, angkutan umum. Sehingga, masih ada pelanggaran social dan physical distancing. “Hasil evaluasi paling banyak pelanggaran itu belum paham konfigurasi penumpang dalam kendaraan pribadi, dalam kendaraan angkutan umum bus, masih ada pelanggaran social dan physical distancing,” kata Dedie dalam keterangan tertulisnya. Selain pelanggaran social dan physical distancing, di lapangan juga masih ada beberapa warga tanpa menggunakan masker. Bahkan, sampai saat ini masih ada beberapa bidang industri yang masih mempekerjakan karyawannya.
Baca Juga :  Direksi Tirta Pakuan Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan SPAM Bogor Raya