Tim Detektif Dibentuk Tingkat RW, Karantina Parsial Bakal Kembali Diaktifkan

BOGOR TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya menekan angka persebaran covid-19, salah satu upayanya dengan cara membentuk tim ditektif tingkat RT dan RW di masing-masing wilayah. Nantinya, tim ditektif RT-RW ini akan melakukan pemantauan dan melacak warganya yang terindikasi Covid19. Tim ditektif ini pun sudah tersebar di 68 kelurahan di Kota Bogor, salahsatunya di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Lurah Cipaku Rohman beserta jajaran muspikel memanggil semua pengurus RT dan RW diwilayahnya untuk rapat kordinasi (rakor) membahas fungsi dan tugas detektif covid19. Rohman mengatakan, rakor ini untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan RW Siaga Covid19. Kemudian, pihaknya meminta kepada pengurus RT dan RW untuk segera membentuk kampung tangguh. “Didalam rakor ini kita mengevaluasi semua kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan oleh RW siaga dalam penanganan covid dan kita meminta kepada para pengurus wilayah untuk mengaktifkan kembali ronda malam, termasuk karantina wilayah parsial seperti penjagaan disetiap portal serta penerapan protokol kesehatan,” kata Rohman kepada BogorToday. Lanjut Rohman, nantinya para pengurus RT RW dalam menjalankan detektif covid ini mereka akan secara mobile melakukan pemantauan terhadap warganya. Kemudian, apabila ada warganya yang terindikasi covid, mereka segera melapor ke kelurahan dan puskemas terdekat. Tujuannya, agar virus tersebut bisa cepat ditangani. “Jadi, ketika ada masyarakat yang sakit kami himbau untuk segera berobat ke puskesmas terdekat. Setelah itu melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari kedepan,” ujarnya. “Kami juga selama ini sudah menjalankan semua intruksi pimpinan, baik itu dari pak walikota yang disampaikan kepada camat hingga kelurahan kami sudah lakukan dan sekarang kita mulai bangkitkan kembali dengan membentuk detektif RW siaga Covid-19,” tambahnya. Hal serupa juga dilakukan Kelurahan Bojongkerta, dimana para pengurus RT RW-nya dipanggil untuk melaksanakan intruksi tersebut. Lurah Bojongkerta, Sunande mengatakan, bahwa pihaknya akan lebih intens dalam penangan covid di wilayahnya dan sejauh ini persebaran covid di Bojongkerta sudah melandai dan berada di label zona kuning. “Hasil dari rakor tersebut semuanya sudah siap tinggal pelaksanaannya saja. Jadi, nanti para pengurus wilayah dibantu dari puskesmas akan memantau warga baik yang ODP, PDP maupun terkonfirmasi positif,” ujarnya. (Heri) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Tipu 14 Anak Buah hingga Rp1,3 Miliar, Oknum Pejabat Satpol PP Kota Bogor Resmi Dipecat!

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================