BOGOR TODAY – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor resmi mengumumkan 6 orang calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang lolos seleksi pada tahapan administrasi. Pengumuman calon sekda tersebut disampaikan Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik di kantornya, Jalan Julang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (24/8/2020).

Enam calon sekda yang lolos seleksi administrasi itu diantaranya Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor Firdaus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor Hanafi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Herry Karnadi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor Irwan Riyanto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati.

Baca Juga :  Ada Dugaan Permainan Tangan ATR/BPN Dalam Kasus Sengketa Tanah Sentul City VS Rocky Gerung

Taufik mengatakan, setelah diumumkan maka ke enam calon Sekda ini akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni penyerahan dokumen adminisitrasi pada 25 dan 26 Agustus mendatang. Kemudian, satu hari berikutnya pada 27-28 Agustus akan dilakukan rekam jejak seluruh peserta.

“Setelah rekam jejak akan dilanjutkan tes penulisan makalah di tanggal 1 September, dan di tanggal 5 September mereka akan mengikuti pemaparan visi dan misi dengan pansel,” katanya.

Tidak sampai di situ, pada oppen bidding ini pun para peserta harus mengikuti pelaksanaan Assesment atau Uji Kompetensi di luar Kota Bogor yakni di Kantor BKN Pusat yang ada di Cililitan Jakarta. Pada seleksi ini dilaksanakan pada 8 September mendatang.

“Nah, untuk pelaksanaan assesment uji kompetensi pada open bidding Sekda ini diluar kebiasaan kita, sebab selama kita seleksi uji kompetensi itu selalu kita lakukan di kita, tapi sekarang kita serahkan ke kantor BKN pusat, tujuannya kita ingin hasil yang maksimal,” jelasnya.

Baca Juga :  Humas Polda Metro Ungkap Penyebab Tergulingnya Helikopter Kemenhub

Ia menyampaikan, bahwa kantor BKN Pusat merupakan tempat seleksi untuk pejabat tinggi dan di sana ada tim yang solid biasa menangani seleksi KPK, Kapolri dan lain sebagainya. Setelah uji kompetensi selesai, maka dilanjutkan dengan memilih tiga calon terbaik di tanggal 17 September dan tes kesehatan pada 18 Sepetember.

“Hasil seleksi pansel itu akan kita serahkan kepada Walikota Bogor dan nanti Pak Wali yang menentukan untuk bisa dipilih dan dilantik sebagai Sekda terpilih. Kita maksimalkan di tanggal 1 Oktober 2020 nanti sudah ada pelantikan,” pungkasnya. (Heri)